Pangkalpinang – Pekan Olahraga Pelajar Daerah (POPDA) XIII Provinsi Kepulauan Bangka Belitung Tahun 2026 resmi ditutup di GOR Sahabudin, Pangkalpinang, Jumat (10/7/2026). Penutupan berlangsung penuh semangat sekaligus menjadi penanda berakhirnya ajang pembinaan olahraga pelajar yang mempertemukan atlet terbaik dari seluruh kabupaten/kota di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung.

 

Mewakili Pemerintah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Kepala Dinas Pariwisata, Kebudayaan, Kepemudaan dan Olahraga, Wydia Kemala Sari, menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi sehingga seluruh rangkaian POPDA XIII dapat berlangsung dengan aman, lancar, dan sukses.

 

“POPDA bukan hanya menjadi ajang pertandingan untuk meraih medali dan prestasi, tetapi juga menjadi wahana membentuk karakter generasi muda yang disiplin, sportif, tangguh, jujur, dan mampu bekerja sama. Nilai-nilai inilah yang menjadi modal penting dalam menyiapkan sumber daya manusia yang unggul,” ujarnya.

 

Ia menambahkan, keikutsertaan para pelajar dari seluruh kabupaten dan kota mencerminkan semangat persaudaraan, persatuan, dan kebersamaan. Menurutnya, olahraga mengajarkan pentingnya menghargai proses, menerima kemenangan dengan rendah hati, serta menghadapi kekalahan dengan lapang dada.

 

“Kami mengucapkan selamat kepada para atlet yang berhasil meraih prestasi. Jadikan keberhasilan ini sebagai motivasi untuk terus berlatih dan meningkatkan kemampuan. Bagi yang belum berhasil, jangan berkecil hati karena setiap pengalaman merupakan bagian dari proses menuju kesuksesan yang lebih besar,” katanya.

 

Pada penutupan tersebut diumumkan peraih juara umum POPDA XIII Tahun 2026. Kabupaten Bangka berhasil keluar sebagai Juara Umum I, disusul Kabupaten Belitung sebagai Juara Umum II, dan Kabupaten Bangka Tengah sebagai Juara Umum III.

 

Atas capaian tersebut, Kepala Bidang Pemuda dan Olahraga Dinas Pendidikan, Kepemudaan dan Olahraga Kabupaten Bangka, Khailani, menyampaikan rasa syukur dan apresiasi kepada seluruh panitia penyelenggara.

 

“Kami mengucapkan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh panitia Disparbudkepora Provinsi Kepulauan Bangka Belitung. Alhamdulillah, kontingen Kabupaten Bangka berhasil meraih dua medali emas dan pada hari ini mendapatkan kepercayaan menjadi Juara Umum I POPDA XIII Tahun 2026,” ungkapnya.

 

Khailani mengakui keberhasilan tersebut diraih di tengah keterbatasan anggaran. Namun, semangat juang para atlet, dukungan para pelatih, orang tua, serta seluruh pemangku kepentingan menjadi kekuatan utama yang mengantarkan Kabupaten Bangka meraih hasil terbaik.

 

“Meskipun dengan anggaran yang minim, kami berusaha maksimal. Seluruh atlet dan kontingen berjuang lebih keras, lebih disiplin, dan mendapat dukungan penuh dari orang tua, pelatih, serta seluruh stakeholder. Hal itulah yang membuat kami mampu bangkit dan membuktikan bahwa Kabupaten Bangka layak menjadi juara,” ujarnya.

 

Menurut Khailani, keberhasilan tersebut tidak lepas dari nilai-nilai yang terus ditanamkan kepada para atlet, yakni disiplin, kerja keras, dan pantang menyerah.

 

Ke depan, Kabupaten Bangka akan memperkuat pembinaan atlet sejak usia dini. Hasil POPDA XIII juga akan menjadi bahan evaluasi dengan mengumpulkan seluruh pelatih dari masing-masing cabang olahraga untuk menyusun strategi pembinaan yang lebih baik.

 

“Tahun ini baru satu cabang olahraga yang mampu menyumbangkan medali emas. Ke depan kami berharap cabang olahraga lainnya juga dapat meraih medali emas dan meningkatkan prestasi Kabupaten Bangka pada ajang-ajang berikutnya,” katanya.

 

Berikut adalah data perolehan medali akhir :

 

Kabupaten Bangka : 2 Emas

Kabupaten Belitung : 1 Emas, 1 Perak, 3 Perunggu.

Kabupaten Bangka Tengah : 1 Emas, 1 Perak, 2 Perunggu.

Kabupaten Belitung Timur : 1 Emas, 1 Perak, 1 Perunggu

Kabupaten Bangka Barat : 1 Emas, 1 Perak.

Kabupaten Bangka Selatan : 1 Emas

Pangkalpinang : 3 Perak, 1 Perunggu