Pangkalan Baru - Dalam rangka silaturahmi antara forkopimda, Perbakin Kepulauan Bangka Belitung menggelar perlombaan Handgun Competition Babel 2021. Menurut keterangan Kadisparbudkepora Suharto yang juga seorang pelatih menembak Bangka Belitung, selain bersilaturahmi juga sebagai ajang untuk mencari bibit unggul potensi petembak, Sabtu (04/09/2021).
Acara yang berlangsung di lapangan tembak Perbakin ini menggelar tiga kategori tembak, yaitu Lomba tembak shoot off forkopimda, lomba tembak presisi umum, dan lomba tembak presisi forkopimda.
Disampaikan oleh Suharto bahwa event ini masih dilaksanakan dalam skala kecil, mengingat pada saat ini masih dalam suasana pandemi.
"Karena selama pandemi PERBAKIN belum berani mengadakan event-event baik itu lokal maupun nasional. Pada kali ini masih dalam skala kecil saja, belum berani mengadakan secara besar-besaran," ujar Suharto.
Ketika menyaksikan pertandingan, Suharto melihat ada potensi bibit unggul dari lomba tembak shoot off forkopimda, yaitu seorang Wadirlantas dari Belitung yang saat ini bertugas di Polda yang pada dua sesi perlombaan mampu menjatuhkan ke lima belas plat tanpa sisa.
"Baru saja kita lihat sendiri pada saat shoot off ada penembak wadirlantas dari Belitung yang saat ini bertugas di Polda, AKBP Ari Mujiyono. Ini menjadi salah satu perhatian PERBAKIN mencari bibit unggul petembak yang mungkin saja bisa dikaji dan menjadi acuan bahwa ada petembak yang selama ini belum pernah muncul, ada potensi bibit baru," ujarnya gembira.
Dalam perlombaan Handgun Competition Babel 2021, pada kategori Lomba tembak shoot off forkopimda, pada posisi pertama diraih oleh AKBP Ari Mujiyono, posisi kedua Gubernur Erzaldi Rosman, dan diposisi ketiga Irjen. Pol. Drs. Anang Syarif Hidayat.
Lebih jauh, Suharto memohon doa restu dari segenap masyarakat Babel, mengingat saat ini Disparbudkepora juga sedang menyiapkan atlit PON untuk jarak tembak 50 meter dan 100 meter.
Dijelaskan oleh Suharto, petembak ini akan diturunkan dikelas Air Rifle Max 10 Meter, Smallbore 3 Posisi 50 meter, reaksi antara jarak 5-15 meter, dan Trap antara 30-50 meter.
"Mereka ini adalah atlit yang akan mewakili provinsi Bangka Belitung yang insya Allah pada tanggal 30 September ini diberangkatkan ke Papua. Karena itu mohon doa restunya segenap masyarakat Bangka Belitung," ucapnya.
Besar harapan pemprov Babel agar atlit-atlit yang akan berangkat menuju PON XX di Papua bisa membanggakan provinsi kepulauan Bangka Belitung, meskipun atlit trsebut masih baru terjun, yang berjumlah kurang lebih empat orang, dan satu diantaranya sudah senior yang sudah tiga kali mengikuti ajang PON.
"Diharapkan dari senior ini maka akan berkembang lagi ke juniornya sehingga dapat berkembang dan sejajar atlit-atlit senior. Sehingga target kita untuk memperoleh medali bisa bersaing," pungkasnya.