Bahasa Indonesia/ Bahasa Inggris

Pangkalpinang – Sehubungan telah dilakukan pencairan Dana Hibah dan pelaksanaan Program Kerja DPD KNPI Prov Kep. Babel tahun anggaran 2022, maka Dinas Pariwisata, Kebudayaan dan Kepemudaan Olahraga Provinsi Kepulauan Bangka Belitung perlu untuk melaksanakan monitoring dan evaluasi penyerapan anggaran Dana Hibah DPD KNPI Prov Babel pada semester pertama.

Dalam monitoring tersebut dihadiri oleh Kabid Kepemudaan dan Kepramukaan Disparbudkepora Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Pairus, yang di dampingi oleh Subkoordinator Pemberdayaan Pemuda, Harry Wahyudi, Subkoordinator Pengembangan Pemuda, Wijayanti Budi Lestari, dan Subkoordinator Kepramukaan, Christ Mareti, pada hari Senin (11/07/2022).

Kegiatan evaluasi ini memang sudah menjadi tugas bidang kepemudaan sebagai bahan laporan kepada kepala daerah dan inspektorat, dan sebagai langkah untuk memastikan bahwa kegiatan di KNPI berjalan baik.

“Kehadiran kami (Bidang Kepemudaan Disparbudkepora)  dalam rangka silaturahmi dan mengevaluasi ulang sejauh mana kegiatan KNPI yang sudah dilakukan pada tahun ini,” ujar Pairus.

Sedangkan dalam laporan penggunaan dana Hibah KNPI, disampaikan oleh Ketua KNPI Provinsi Babel Periode 2021-2024, Remil Y. S, sudah digunakan sebanyak 42% dan dana tersebut lebih banyak digunakan untuk kegiatan sekretariat.

Selain terkait dana hibah, Kabid Kepemudaan dan Kepramukaan Pairus juga mengimbau kepada pengurus KNPI agar data-data Organisasi Kemasyarakat Pemuda (OKP) dapat memanfaatkan applikasi sibumi.babelprov.go.id agar dapat diketahui Indeks Pembangunan Pemuda di Babel.

“Dengan memanfaatkan applikasi sibumi kami bisa mendapatkan data-data KNPI atau kegiatan  kepemudaan Bangka Belitung, serta memanfaatkan teknologi untuk mempermudah dan menjadikannya lebih efektif dan efisien,” kata Pairus.

Dalam kesempatan yang sama Subkoordinator Pemberdayaan Pemuda, Harry Wahyudi, menyampaikan hasil kesepakatan RKPD dengan Bappeda untuk renja tahun 2022-2024 outputnya hanya dua, yaitu; Peran aktif pemuda dan Pemuda yang berwirausaha.

Ditambahkannya, dengan melalui kegiatan KNPI Goes to Campus/School, Bidang Kepemudaan Disparbudkepora Babel berharap untuk memiliki data dari setiap kampus yang dibentuk oleh sebuah pengurus yang dinaungi KNPI yang menjadi ukuran kinerja di prov Babel, khususnya untuk menaikkan Indeks Pembangunan Pemuda (IPP), sebagai peran aktif pemuda dalam berorganisasi.

“Karena itu, kami merasa perlu untuk menyampaikan kepada KNPI agar outputnya menjadi sinergis, di mana dana yang diterima KNPI memiliki output yang juga bisa menjadi ouput kepemudaan, sehingga IPP babel bisa  meningkat,” terang Wahyudi.