PANGKALPINANG-

Musyawarah Adat Akbar Lembaga Adat Melayu Negeri Serumpun Sebalai (LAM NSS) Kepulauan Bangka Belitung, Rabu (22/9/2021) sore, resmi  dibuka.

Pembukaan acara bertajuk "Membangun Keluhuran Peradaban Melayu" yang berlangsung di Gedung Mahligai Serumpun sebalai Rumah Dinas Gubernur Babel itu, dihadiri seluruh Majelis Pengguruh, Majelis Marwah, Ketua, Ketua dan Wakil Ketua Dewan Pengurus Lembaga Adat Melayu Negeri Serumpun Sebalai (LAM NSS), utusan OPD Babel serta unsur Forkopimda Babel.

Awal acara dimulai dengan pemukulan tawak-tawak sebanyak 1 kali sebagai tanda prosesi penyambutan peserta, dan dilanjutkan dengan pembacaan Ayat Suci Alquran oleh Qori’ Muhamad Rama Fadhlullah dari Air Itam Pangkalpinang.

Yang Dipertuah Dato' Sri Bustami Rahman selaku Ketua LAM NSS dalam Petuahnya menyampaikan, LAM NSS ini seperti batang terendam, maka acara Musyawarah Adat Akbar ini sebagai momentum untuk mulai menumbuhkan Lembaga Adat. 

“Kita meminta dukungan semua pihak untuk kembali mengangkat marwah adat melayu di Babel. Malam nanti di Hotel Cordela ada musyawarat Adat Besar membahas AD/ART LAM NSS yang tertunda kita bahas karena Pandemi Covid-19. Hari ini kesempatan kita membahasnya, sekaligus pengesahan AD/ART tersebut, setelah itu aturan-aturan lainnya serta program LAM NSS bisa berjalan," ujarnya.

Yang Dipertuah Besar Dato' Sri Erzaldi Rosman Gubernur sekaligus Ketua Majelis Pengguruh dalam Petuahnya dibacakan Suharto Kepala Dinas Pariwisata, Kebudayaan Kepemudaan dan Olahraga (Disparbudkepora) Babel mengatakan, dalam upaya pembangunan Provinsi Babel sebagaimana cita-cita awal berdirinya Babel, lembaga adat harus berfungsi dan berperan penting. 

Karena, bersama pemerintah, lembaga adat harus membantu merencanakan, mengarahkan, mensinergikan program pembangunan agar sesuai dengan tata nilai adat istiadat serta sesuai dengan kebiasaan-kebiasaan yang berkembang dalam masyarakat.

Demi terwujudnya keselarasan, keserasian, keseimbangan, keadilan dan kesejahteraan dalam masyarakat Babel, dan agar Babel memiliki marwah dan jati diri melayu, karena dalam rentang tanah melayu. 

"Selamat melaksanakan musyawarah adat, semoga agenda yang telah disusun dan direncanakan menyangkut perubahan dan revisi AD/ART LAM NSS dapat di susun menuju kesempurnaan, serta dapat menata dan mengatur lembaga adat agar lebih baik lagi pada masa yang akan datang. Semoga musyawarah adat akbar ini membawa manfaat yang besar bagi kita masyarakat Babel," harapnya.

Selain musyawarah di Hotel, Peserta Musyawarah Adat Akbar pada hari Kamis (23/09/2021) diagendakan akan berkunjung sekaligus bersilaturahmi dengan masyarakat adat Mapur di Belinyu Kabupaten Bangka.

Musyawarah Adat Akbar ini, berlangsung dari tanggal 22 - 23 September 2021 di Hotel Cordela Pangkalpinang.