Pangkalpinang - Pemerintah melalui Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) dan Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi (Kemendes PDTT) menggulirkan program “Pemuda Pelopor Desa 2025". Hal ini merupakan upaya strategis untuk mengoptimalkan peran generasi muda dalam memacu pembangunan desa. Inisiatif ini dirancang untuk menciptakan agen-agen perubahan yang mampu mendorong kemandirian desa melalui inovasi di bidang ekonomi, teknologi, sosial, dan lingkungan.  

Dalam mendukung kegiatan tersebut, Disparbudkepora Pemprov Kepulauan Bangka Belitung pada bidang kepemudaan melaksanakan fact finding (penjajakan fakta) kepada calon Pemuda Pelopor di tingkat provinsi, yang dilaksanakan pada hari Kamis dan Jumat (24-25/7/2025), di mana ada delapan orang pemuda yang akan melaksanakan seleksi di berbagai desa.

Kegiatan penjajakan fakta tersebut merupakan salah satu tahapan pelaksanaannya, di mana tim verifikasi turun langsung ke lapangan untuk memastikan setiap proposal pemuda berbasis bukti, berdampak nyata, dan berkelanjutan—mulai dari validasi data kinerja, wawancara dengan penerima manfaat, untuk memastikan bahwa calon peserta benar-benar memenuhi kriteria dan memiliki dampak nyata.

Dalam kesempatan tersebut, Kabid Kepemudaan dan Kepramukaan, Fitriyanto menjelaskan, bahwa lomba ini merupakan platform strategis bagi generasi muda desa untuk menunjukkan kontribusi nyata mereka.  

"Lomba Pemuda Pelopor Desa menjadi wadah bagi generasi muda untuk membuktikan karya nyata mereka dalam berbagai bidang pembangunan di tengah masyarakat," ujar Fitriyanto.

Untuk itu, agar acara berjalan dengan lancar, Fitriyanto mengirim tim verifikasi kelapangan secara serentak ke Kabupaten Bangka (Desa Rukam), Kabupaten Bangka Tengah (Desa Keretak dan Air Mesu), dan Bangka Barat (Desa Air Limau dan Desa belo Laut). Sedangkan untuk para pemuda dari Belitung dan Belitung Timur dilakukan melalui Zoom meeting.

“Kami harap, setelah tim melakukan fact finding di lapangan, maka provinsi Bangka Belitung memiliki kader-kader potensial untuk dapat di perlombakan di tingkat nasional. Dan para pemuda tersebut bisa menjadi agen perubahan yang memiliki dampak positif bagi daerah asalnya.” Tutupnya.

Berikut adalah nama-nama peserta pemuda pelopor 2025 yang mengikuti seleksi tingkat provinsi : Nuzul Permadani (Bangka Barat - Desa Air Limau)

Bidang : Sosial Kemasyarakatan. Topandra (Bangka - Desa Rukam) Bid. Sosial Kemasyarakatan. Satria Saputra Wijaya (Bangka Tengah - Desa Keretak) Bidang Kewirausahaan. Rosdian Asri Prihatino (Belitung - desa batu itam) bid seni budaya. Etika Fitri (Bangka Barat - Desa Belo Laut ) Bid Seni & Budaya. M. Rizki Romadhon Putra Kelana  Bangka Tengah - (Desa Air Mesu Timur) Bid. Lingkungan dan Pariwisata. Aldi (Belitung - Desa Juru Sebrang) Bid. Lingkungan. Dandi Elfanni (Belitung Timur - Desa Lenggang) Bid Sosial Kemasyarakatan.