Pangkalpinang — Dalam semangat memperkuat nilai kebersamaan dan kepedulian lingkungan, seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN), Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK), dan Pegawai Harian Lepas (PHL) di lingkungan Dinas Pariwisata, Kebudayaan, Kepemudaan, dan Olahraga (Disparbudkepora) Provinsi Kepulauan Bangka Belitung melaksanakan aksi gotong royong serentak pada Jumat pagi, 1 Agustus 2025.
Kegiatan ini merupakan tindak lanjut dari surat edaran Gubernur Bangka Belitung dalam rangka Gerakan Jumat Bersih, yang bertujuan menciptakan lingkungan kerja yang bersih, asri, dan sehat. Apel pagi menjadi pembuka kegiatan, dilaksanakan pukul 07.00 WIB di halaman GOR Sahabudin. Apel dipimpin langsung oleh Kepala Disparbudkepora Babel, Wydia Kemala Sari.
Dalam arahannya, Widya menekankan pentingnya budaya bersih sebagai bagian dari etos kerja ASN. “Gotong royong ini bukan hanya agenda bersih-bersih, melainkan refleksi komitmen kita dalam merawat lingkungan sekaligus memperkuat solidaritas antarsesama pegawai,” ujar Wydia.
GOR menjadi titik Disparbudkepora untuk bersih-bersih karena tempat ini merupakan fasilitas publik yang harus dijaga kebersihannya, seperti kantor, taman, dan area olahraga sebagai milik bersama.
Dirinya juga menambahkan bahwa menjaga kebersihan lingkungan bukan hanya soal estetika, tapi juga soal kenyamanan, kesehatan, dan rasa tanggung jawab sosial.
“Bayangkan kalau setiap orang punya kesadaran yang sama, betapa nyamannya lingkungan kerja dan ruang publik kita. Pengunjung atau Wisatawan yang datang pun akan merasa lebih betah, dan itu tentu berdampak baik bagi citra Bangka Belitung,” kata Widya.
Usai apel, seluruh pegawai bergerak menuju titik-titik lokasi yang telah dibagi sesuai peta wilayah kerja masing-masing. Dengan perlengkapan seperti sapu lidi, serokan, dan tempat sampah, para peserta bahu-membahu membersihkan area sekitar perkantoran terpadu dan fasilitas publik lainnya.
Langkah nyata ini juga merupakan bagian dari dukungan terhadap pengembangan pariwisata yang berkelanjutan di Bangka Belitung, di mana kebersihan lingkungan menjadi salah satu indikator utama dalam menciptakan destinasi yang nyaman dan menarik bagi wisatawan.
Dengan semangat gotong royong yang terus dijaga, Disparbudkepora Babel menunjukkan komitmen tak hanya dalam pembangunan sektor pariwisata dan kebudayaan, namun juga dalam membentuk karakter aparatur yang peduli terhadap lingkungan dan masyarakat.