Bank Data

Dokumen dan data transparansi DISPARBUDKEPORA

Total: 60 dokumen Diperbarui berkala

Laporan Komandan Patroli kepada Mayor Becking 28 Desember 1850

Arsip Depati Amir 1850 ANRI

Surat   Komandan Patroli kepada  Mayor DW Becking Komandan Militer Bangka  Nomor La.A  tanggal 28 Desember  1850  ini terdiri  3 halaman, berbahasa Belanda, tulisan tangan, bagian dari arsip BT 17-9-1850/1 dan tersimpan di Arsip Nasional Republik Indonesia di Jakarta. Berisi laporan pergerakan Depati Amir  di kawasan Zed, Kemuja, Titi Medang dan Titi Puak. Ditemukan bekas gubuk, beras, alat masak dan  jejak keberadaan Amir.

Digitisasi oleh : Ali Usman, Pamong Budaya Ahli Muda Kesejarahan

Surat Komandan Militer G. Meijdeman kepada Administratuur Pangkalpinang 29 November 1850

Arsip Depati Amir 1850 ANRI

Surat   Komandan Militer G. Meijdeman  kepada  Administratuur Pangkalpinang  Nomor 75  tanggal 29 November  1850  ini terdiri  1 halaman, berbahasa Belanda, tulisan tangan, bagian dari arsip BT 17-9-1850/1 dan tersimpan di Arsip Nasional Republik Indonesia di Jakarta. Berisi laporan pergerakan pengikut pasukan Depati Amir  di Kampung Bule Kassie distrik Pangkalpinang dan Kampung Mandara. Para tahanan yang melarikan diri dari Mentok berlindung dibawah Depati Amir.

Digitisasi oleh : Ali Usman, Pamong Budaya Ahli Muda Kesejarahan

Surat Gubjen Hindia Belanda kepada Dewan Hindia Belanda 13 September 1850

Arsip Depati Amir 1850 ANRI

Surat De Minister Van Staat  Gubernur Jenderal Hindia Belanda kepada Dewan Hindia Belanda tanggal 13 September 1850 Nomor kabinet 197 ini terdiri  3 halaman, berbahasa Belanda, tulisan tangan, bagian dari arsip BT 17-9-1850/1 dan tersimpan di Arsip Nasional Republik Indonesia di Jakarta. Berisi pembebasan tugas F Van Olden dari jabatan Residen Bangka dan memberi wewenang komandan militer dalam upaya penangkapan Depati Amir.

Digitisasi oleh : Ali Usman, Pamong Budaya Ahli Muda Kesejarahan

Lampiran (1 file)

Surat Wakil Komandan Admiral AL dan Inspektur Marine Kepada Gubjen 12 September 1850

Arsip Depati Amir 1850 ANRI

Surat Wakil Komandan Admiral Angkatan Laut dan Inspektur Marine kepada Gubernur Jendral Hindia Belanda di Batavia Nomor 658/A Rahasia Lampiran 5  tanggal 12 September 1950 terdiri  3 halaman, berbahasa Belanda, tulisan tangan, bagian dari arsip BT 17-9-1850/1 dan tersimpan di Arsip Nasional Republik Indonesia di Jakarta. Berisi pertimbangan dan saran menanggapi surat Residen Bangka nomer 3 September 1950 Nomor 4537.

Digitisasi oleh : Ali Usman, Pamong Budaya Ahli Muda Kesejarahan

Surat   Residen Bangka F. van Olden kepada  inspektur sumber kekayaan dan keuangan negara di Pulau Bangka H.J. Severijn Haesebroek Nomor L/Rahasia  tanggal 02 September 1850 

Arsip Depati Amir 1850 ANRI

Surat   Residen Bangka F. van Olden kepada  inspektur sumber kekayaan dan keuangan negara di Pulau Bangka H.J. Severijn Haesebroek Nomor L/Rahasia  tanggal 2 September 1850  ini terdiri  4 halaman, berbahasa Belanda, tulisan tangan, bagian dari arsip BT 17-9-1850/1 dan tersimpan di Arsip Nasional Republik Indonesia di Jakarta. Berisi pertimbangan pelaksanaan operasi militer di Bangka

Digitisasi oleh : Ali Usman, Pamong Budaya Ahli Muda Kesejarahan

Surat Administratur Pangkalpinang Kepada Residen Bangka 1 September 1850

Arsip Depati Amir 1850 ANRI

Surat   Administratuur Pangkalpinang  kepada Residen Bangka F. Van Olden Nomor 220 tanggal 1 September 1850  ini terdiri  3 halaman, berbahasa Belanda, tulisan tangan, bagian dari arsip BT 17-9-1850/1 dan tersimpan di Arsip Nasional Republik Indonesia di Jakarta. Berisi laporan  kondisi lokasi tambang timah di Penagan dan Bakungt yang terancam dijarah dan dibakar oleh pasukan Depati Amir. Minta dikirim pasukan.

Digitisasi oleh : Ali Usman, Pamong Budaya Ahli Muda Kesejarahan

Surat   Residen Bangka F. van Olden kepada  inspektur H.J. Severijn Haesebroek   tanggal 27 Agustus  1850

Arsip Depati Amir 1850 ANRI

Surat   Residen Bangka F. van Olden kepada  inspektur sumber kekayaan dan keuangan negara di Pulau Bangka H.J. Severijn Haesebroek Nomor L/Rahasia  tanggal 27 Agustus  1850  ini terdiri  3 halaman, berbahasa Belanda, tulisan tangan, bagian dari arsip BT 17-9-1850/1 dan tersimpan di Arsip Nasional Republik Indonesia di Jakarta. Berisi laporan dukungan penempatan militer ke Zed, Petaling dan Cengel

Surat Kapten Doorschodt  kepada  Inspektur H.J. Severijn Haesebroek  tanggal 26 Agustus  1850

Arsip Depati Amir 1850 ANRI

Surat   Komandan Kompi ke-4 dari Batalyon Infanteri ke-4 Kapten Doorschodt  kepada  Inspektur sumber kekayaan dan keuangan negara di Pulau Bangka H.J. Severijn Haesebroek Nomor 130  tanggal 26 Agustus  1850  ini terdiri  1 halaman, berbahasa Belanda, tulisan tangan, bagian dari arsip BT 17-9-1850/1 dan tersimpan di Arsip Nasional Republik Indonesia di Jakarta. Berisi laporan pergerakan pasukan militer di Mabat dan Aik Boei dalam pengejaran Depati Amir.

Digitisasi oleh : Ali Usman, Pamong Budaya Ahli Muda Kesejarahan

Surat   Administratuur Sungailiat C. Van Schukmam kepada Residen Bangka F. Van Olden Nomor 450 tanggal 22 Agustus  1850

Arsip Depati Amir 1850 ANRI

Surat   Administratuur Sungailiat C. Van Schukmam kepada Residen Bangka F. Van Olden Nomor 450 tanggal 22 Agustus  1850  ini terdiri  2 halaman, berbahasa Belanda, tulisan tangan, bagian dari arsip BT 17-9-1850/1 dan tersimpan di Arsip Nasional Republik Indonesia di Jakarta. Berisi laporan kondisi lokasi tambang timah di Cengel dan Sungailiat yang terancam dijarah dan dibakar oleh pasukan Depati Amir. Minta dikirim pasukan.

Digitisasi oleh : Ali Usman, Pamong Budaya Ahli Muda Kesejarahan

Surat   Administratuur Sungailiat C. Van Schukmam kepada Administratuur Pangkalpinang Nomor 22 tanggal 19 Agustus  1850

Arsip Depati Amir 1850 ANRI

Surat   Administratuur Sungailiat C. Van Schukmam kepada Administratuur Pangkalpinang Nomor 22 tanggal 19 Agustus  1850  ini terdiri  1 halaman, berbahasa Belanda, tulisan tangan, bagian dari arsip BT 17-9-1850/1 dan tersimpan di Arsip Nasional Republik Indonesia di Jakarta. Berisi laporan Batin Depak bernama Mabie perihal 7  pengikut Depati Amir, yaitu Aip, Kincip, Baman, Deran, Gindan dan Moenam.

Digitisasi oleh : Ali Usman, Pamong Budaya Ahli Muda Kesejarahan