Pangkalpinang – Prestasi membanggakan kembali dipersembahkan putri terbaik Provinsi Kepulauan Bangka Belitung. Putri Ade Fatimah, perwakilan asal Kabupaten Bangka Barat, berhasil meraih gelar Duta Wastra Nusantara pada Malam Grand Final Pemilihan Putri Otonomi Indonesia (POI) 2026 yang digelar di Deli Serdang, Jumat (3/7/2026).

 

Pencapaian tersebut menjadi kebanggaan bagi Pemerintah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung sekaligus mempertegas potensi generasi muda daerah dalam mengangkat nilai-nilai budaya di tingkat nasional. Melalui ajang tersebut, Putri Ade tidak hanya menunjukkan kualitas diri sebagai finalis, tetapi juga berhasil memperkenalkan kekayaan wastra, budaya, dan potensi pariwisata Bangka Belitung kepada masyarakat luas.

 

Di tempat terpisah, Kepala Dinas Pariwisata, Kebudayaan, Kepemudaan, dan Olahraga Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Wydia Kemala Sari, menyampaikan apresiasi dan ucapan selamat atas prestasi yang diraih Putri Ade Fatimah. Menurutnya, capaian tersebut merupakan hasil dari kerja keras, dedikasi, serta komitmen dalam mempromosikan budaya daerah.

 

“Atas nama Pemerintah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, kami mengucapkan selamat kepada Putri Ade Fatimah atas prestasi yang berhasil diraih sebagai Duta Wastra Nusantara Putri Otonomi Indonesia 2026. Prestasi ini menjadi kebanggaan bagi Bangka Belitung sekaligus membuktikan bahwa generasi muda daerah mampu tampil kompetitif di tingkat nasional dengan membawa identitas budaya sebagai kekuatan utama,” ujar Wydia.

 

Ia berharap gelar tersebut dapat menjadi motivasi bagi Putri Ade untuk terus berkontribusi dalam pelestarian wastra Nusantara sekaligus memperluas promosi pariwisata dan kebudayaan Bangka Belitung.

 

“Semoga amanah ini dapat dijalankan dengan baik dan menjadi inspirasi bagi generasi muda lainnya untuk terus berkarya, berprestasi, serta mencintai budaya daerah. Pemerintah Provinsi Bangka Belitung akan terus mendukung lahirnya talenta-talenta muda yang mampu membawa nama daerah di tingkat nasional maupun internasional,” tambahnya.

 

Selama mengikuti rangkaian seleksi hingga grand final, Putri Ade Fatimah dinilai memiliki kemampuan komunikasi, wawasan, dan dedikasi yang kuat dalam mengangkat kekayaan wastra Nusantara. Ia juga aktif memperkenalkan potensi pariwisata, budaya, serta identitas Kabupaten Bangka Barat di hadapan dewan juri dan peserta dari berbagai provinsi di Indonesia.

 

Keberhasilan ini diharapkan menjadi momentum untuk semakin memperkuat promosi budaya Bangka Belitung di tingkat nasional. Selain menjadi bentuk apresiasi terhadap kekayaan wastra Nusantara, prestasi tersebut juga menunjukkan bahwa pelestarian budaya dapat berjalan seiring dengan pengembangan sektor pariwisata dan ekonomi kreatif melalui peran aktif generasi muda.