Pangkalpinang – Menjelang dimulainya pertandingan cabang olahraga sepak bola pada Pekan Olahraga Pelajar Daerah (POPDA) XIII Provinsi Kepulauan Bangka Belitung Tahun 2026, Dinas Pariwisata, Kebudayaan, Kepemudaan, dan Olahraga (Disparbudkepora) Provinsi Kepulauan Bangka Belitung menggelar Match Coordination Meeting (MCM) di Gelanggang Olahraga (GOR) Sahabudin, Pangkalpinang, Minggu (5/7/2026).
Pertemuan yang dipimpin oleh Match Commissioner (MC) Asprov PSSI Bangka Belitung, Indra, bersama Local Organizing Committee (LOC) PSSI Bangka Belitung, Nur Rohim, ini menjadi forum koordinasi akhir untuk memastikan seluruh pelaksanaan pertandingan berjalan tertib, aman, dan sesuai regulasi.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut jajaran Match Commissioner Asprov PSSI Bangka Belitung, yakni Indra, Gapeni, Ricky Afrika, Hanafi, dan R.A. Subandari, serta perangkat pertandingan, wasit, juri, pelatih, pendamping, dan perwakilan seluruh kontingen peserta sepak bola POPDA XIII.
Dalam arahannya, Match Commissioner Asprov PSSI Bangka Belitung, Indra, memaparkan sejumlah regulasi pertandingan yang wajib dipedomani seluruh peserta. Sistem kompetisi pada fase grup menggunakan sistem peringkat, dengan kemenangan bernilai tiga poin, hasil imbang satu poin, dan kekalahan tanpa poin. Penentuan peringkat dilakukan berdasarkan perolehan poin, head-to-head, selisih gol, produktivitas gol, fair play, hingga undian apabila diperlukan.
Sementara itu, pada fase gugur (knock out), apabila pertandingan berakhir imbang pada waktu normal, penentuan pemenang akan langsung dilakukan melalui adu tendangan penalti. Tim yang melakukan walk out (WO) akan dinyatakan kalah dengan skor 3-0.
Selain itu, dijelaskan pula mekanisme pergantian pemain, ketentuan akumulasi kartu kuning dan kartu merah, serta sanksi larangan bermain pada pertandingan berikutnya sesuai regulasi yang telah ditetapkan.
Pada kesempatan tersebut, Local Organizing Committee (LOC) PSSI Bangka Belitung, Nur Rohim, mengajak seluruh peserta untuk bersama-sama menjaga kelancaran penyelenggaraan pertandingan.
“Saya mohon kerja sama seluruh pihak agar pertandingan dapat berjalan lancar. Jadwal pertandingan berlangsung setiap hari selama lima hari sehingga cukup padat. Karena itu, mari kita mengedepankan keselamatan para atlet yang bertanding pada POPDA XIII,” ujarnya.
Indra juga mengingatkan seluruh tim agar memperhatikan ketepatan waktu. Ia menyampaikan bahwa pertandingan akan dimulai (kick off) pada pukul 13.30 WIB, dan seluruh tim diwajibkan telah berada di lapangan paling lambat satu jam sebelum pertandingan dimulai untuk proses administrasi dan persiapan.
Sementara itu, perangkat wasit mengimbau seluruh pemain agar senantiasa menjunjung tinggi sportivitas dengan menjaga adab, sopan santun, serta menghindari perkataan kasar selama pertandingan berlangsung.
Dalam Match Coordination Meeting tersebut juga dilaksanakan drawing grup. Hasil undian menempatkan Grup A yang dihuni oleh Kabupaten Bangka, Kota Pangkalpinang, dan Kabupaten Bangka Selatan. Sedangkan Grup B terdiri atas Kabupaten Bangka Barat, Kabupaten Belitung Timur, Kabupaten Belitung, dan Kabupaten Bangka Tengah.
Seluruh peserta menyatakan menyetujui regulasi yang telah disampaikan sebagai pedoman pelaksanaan pertandingan.
Cabang olahraga sepak bola POPDA XIII akan berlangsung pada 6–10 Juli 2026 di GOR Sahabudin, Pangkalpinang. Babak semifinal dijadwalkan digelar pada 9 Juli 2026, sedangkan partai final akan berlangsung pada Jumat, 10 Juli 2026, mulai pukul 07.30 WIB.
Melalui Match Coordination Meeting ini, diharapkan seluruh pihak memiliki pemahaman yang sama terhadap regulasi pertandingan sehingga pelaksanaan cabang olahraga sepak bola POPDA XIII dapat berlangsung tertib, sportif, aman, dan sukses.