Pangkalpinang – Kepala Dinas Pariwisata, Kebudayaan, Kepemudaan dan Olahraga (Disparbudkepora) Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Eko Kurniawan, menerima audiensi Himpunan Mahasiswa Teknik Sipil (HMTS) Universitas Bangka Belitung (UBB) di Ruang Kepala Disparbudkepora, Senin (20/7/2026). Pertemuan tersebut membahas pelaksanaan The 13th CONFEST yang mengusung tema “Engineers as Agents of Change in Achieving Sustainable Development Goals (SDGs)”.
Audiensi berlangsung hangat dan penuh semangat kolaborasi. Dalam kesempatan tersebut, pengurus HMTS UBB memaparkan rangkaian kegiatan CONFEST yang akan digelar pada Oktober 2026. Selain perlombaan teknik sipil tingkat nasional dan regional, kegiatan juga akan diisi seminar nasional, pengabdian kepada masyarakat, penanaman mangrove, hingga field trip yang bertujuan memperkenalkan potensi wisata dan sejarah di Kabupaten Bangka Barat.
Rencananya, sekitar 30 peserta dari berbagai perguruan tinggi akan mengikuti field trip, di antaranya mahasiswa dari Universitas Bangka Belitung (UBB), Institut Teknologi Sumatera (ITERA), Universitas Lampung (Unila), dan Universitas Sriwijaya (Unsri). Lokasi yang akan dikunjungi meliputi Menumbing, Wisma Ranggam, Wisma Timah, serta kegiatan aksi bersih pantai sebagai bentuk kepedulian terhadap lingkungan.
Selain memaparkan agenda kegiatan, HMTS UBB juga menyampaikan harapan adanya dukungan dari Pemerintah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, termasuk bantuan koordinasi terkait kebutuhan wasit untuk perlombaan. Menanggapi hal tersebut, Eko Kurniawan menyampaikan bahwa Disparbudkepora akan berkoordinasi dengan Bidang Olahraga agar kebutuhan tersebut dapat ditindaklanjuti sesuai kewenangan.
“Kami akan berupaya membantu selama masih dalam kemampuan dan kewenangan kami. Semoga seluruh rangkaian kegiatan CONFEST dapat berjalan lancar dan memberikan manfaat, tidak hanya bagi mahasiswa tetapi juga bagi masyarakat serta daerah,” ujar Eko.
Terkait kebutuhan transportasi, Eko juga mengarahkan panitia untuk berkoordinasi dengan Dinas Perhubungan maupun Biro Umum Pemerintah Provinsi apabila membutuhkan dukungan bus operasional.
Lebih jauh, Eko berharap kegiatan field trip tidak hanya menjadi agenda kunjungan biasa, tetapi juga menjadi media promosi yang efektif bagi destinasi wisata dan warisan sejarah Bangka Barat kepada mahasiswa dari berbagai daerah di Indonesia.
“Adik-adik mahasiswa adalah generasi yang memiliki semangat, kreativitas, dan jejaring yang luas. Manfaatkan kesempatan ini untuk belajar langsung di lapangan, mengenal potensi daerah, sekaligus menjadi duta yang memperkenalkan keindahan alam, sejarah, dan budaya Bangka Belitung kepada masyarakat yang lebih luas. Saya berharap dari kegiatan ini akan lahir ide-ide inovatif yang tidak hanya bermanfaat bagi dunia teknik sipil, tetapi juga mampu memberikan kontribusi nyata bagi pembangunan daerah yang berkelanjutan,” pesan Eko.
Sementara itu, Ketua Panitia CONFEST ke-13, Welas, mahasiswa Teknik Sipil UBB semester IV, menjelaskan bahwa CONFEST merupakan agenda tahunan HMTS UBB yang menghadirkan berbagai kompetisi teknik sipil tingkat nasional, regional, hingga pelajar SMA.
“Untuk perlombaan nasional kami mengundang peserta dari berbagai perguruan tinggi di luar Bangka Belitung seperti Lampung, Palembang, dan daerah lainnya. Selain kompetisi, tahun ini kami juga menghadirkan seminar nasional bertema keberlanjutan, kegiatan pengabdian kepada masyarakat, penanaman mangrove, gala dinner bersama alumni Teknik Sipil, serta field trip sebagai penutup rangkaian kegiatan,” jelas Welas.
Melalui sinergi antara dunia akademik dan pemerintah daerah, diharapkan CONFEST ke-13 tidak hanya menjadi ajang kompetisi, tetapi juga menjadi ruang kolaborasi dalam mendorong pembangunan berkelanjutan sekaligus memperkenalkan potensi pariwisata Bangka Belitung kepada generasi muda dari berbagai penjuru Indonesia.