Balun Ijuk - Kegiatan Kursus Instruktur Muda (KIM) Pramuka Tahun 2023, dapat menghasilkan sesuatu yang produktif bagi eksistensi kepramukaan dengan mencetak pembina pramuka yang handal. Selain itu sebagai sarana pembentukan karakter pemimpin. Kursus ini menjadi bekal utama bagi pembina pramuka dalam mengaplikasikan ilmunya kepada peserta didik.

Hal ini disampaikan oleh Asisten III Bidang Administrasi Umum Pemerintah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Yunan Helmi yang mewakili Pj Gubernur, dihadapan para peserta KIM Pramuka yang laksanakan pada tanggal 21-25 September di Bumi Perkemahan Depati Amir.

Dewasa ini, Pembina pramuka masih banyak yang kurang menguasai keterampilan kepramukaan, padahal pendidikan kepramukaan dilakukan di alam terbuka yang menarik, menantang, meningkat disesuaikan dengan perkembangan jasmani dan rohani. 

Lebih jauh, Kurangnya penguasaan keterampilan kepramukaan bisa berakibat terjadinya beberapa peristiwa kecelakaan dalam kegiatan kepramukaan tersebut. 

“Kurangnya penguasaan keterampilan bisa menyebabkan kecelakaan. Hal ini disebabkan antara lain pembina pramuka belum paham betul akan kegiatan di alam terbuka yang mengandung risiko, sehingga dalam mempersiapkan kegiatan kurang memperhitungkan risiko yang mungkin terjadi,” ujar Helmi.

Lebih jauh, dirinya mengatakan bahwa gerakan pramjka adalah satu-satunya organisasi yang diberi tugas untuk menyelenggarakan pendidikan kepramukaan bagi anak-anak dan pemuda Indonesia dalam rangka membantu pemerintah dan masyarakat Indonesia.

“Dengan gerakan pramuka, maka kita membentuk kader yang siap melaksanakan pembangunan masyarakat.  Gerakan pramuka ini  bisa menjadi solusi bagi generasi muda Indonesia dalam memilih pendidikan yang baik dan bermanfaat.” Tutupnya.