Pangkalpinang - Dalam upaya menggali dan mengembangkan potensi para pemuda di berbagai daerah, Kementerian Pemuda dan Olahraga melakukan sinergi dengan pemerintah daerah dalam kegiatan The Ship For Southeast Asian and Japanese Youth Program (SSEAYP) Youth Conference 2021.

Sebanyak 26 peserta dari berbagai provinsi se-Indonesia, berpartisipasi dalam SSEAYP Youth Conference, dan Firdaus Habibi merupakan pemuda yang terpilih untuk mewakili Provinsi Kepulauan Bangka Belitung.

Kegiatan ini berupa pertukaran pelajar secara Internasional, namun dikarenakan masih dalam suasana pandemi Covid-19, maka kegiatan ini dilakukan secara daring.

Sebelum menghadiri kegiatan, Habibi akan menghadiri kegiatan pre-Training yang dilaksanakan di Jakarta selama 3 hari.

Sebelum keberangkatan, Habibi menyempatkan diri untuk berjumpa dengan Kadisparbudkepora, Suharto pada hari Rabu (17/11/2021). Pemuda Babel tersebut pun mendapatkan wejangan dari Suharto.

"Sebagai pemuda yang terpilih melalui seleksi yang ketat, saya harap kamu bisa mempromosikan situasi dan kondisi Babel dan sampaikan program-program pemerintah dengan baik," ujar Suharto.

Suharto pun mendorong Habibi agar dapat berperan aktif dalam kegiatan tersebut, dengan melihat berbagai aspek untuk melakukan kolaborasi yang dapat meningkatkan provinsi Babel menjadi setara dengan provinsi lainnya.

"Jadilah pemuda yang aktif, dengan bertemu berbagai macam orang cobalah untuk membuat kolaborasi yang dapat membuat Bangka Belitung sejajar dengan provinsi lainnya, entah itu dari segi sosial budaya, pendidikan, sdm, dan lihatlah dari berbagai aspek," kata Suharto.

Dirinya pun berharap, setelah mengikuti kegiatan tersebut, Habibi dapat menjadi agen perubahan setelah menambah wawasannya dengan mempelajari pengetahuan yang didapatnya selama pelatihan.

"Dengan mempelajari pengetahuan yang baru, diharapkan aspek-aspek yang menjadi kekurangan di Babel dapat diatasi. Hal ini menjadi tugas kamu sebagai pemuda Babel. Saya harap, kamu bisa membawa perubahan," pesannya.

Dalam kesempatan itu, Habibi selaku Alumnus Program Magister Pendidikan Bahasa Inggris UIN Jakarta menjelaskan kegiatan SSEAYP yang menjadi topik diskusi. Ada 9 Discussion Group (kelompok diskusi) yang mempunyai fokus berbeda-beda. Diantaranya adalah (1) empowing all people, (2)  poverty/access to water and land, (3) employment and decent work, (4) education (5) resilient and sustainable cities, (6) good heath and well-being, (7) life on land, (8) life below water,  (9) sustainable energy

Dikatakannya bahwa masing-masing kelompok beranggotakan tiga orang. Setiap kelompok akan memaparkan hasil diskusi dengan poin-poin; Permasalahan yang terjadi selama pandemi, Peran pemerintah dan komunitas untuk mengatasi permasalahan tersebut, dan proyek yang akan dilaksanakan 

"Inti dari program SSEAYP Youth Conference ini adalah bagaimana para pemuda perwakilan masing-masing negara bisa menyampaikan ide atau gagasan serta pandangan terkait isu-isu yang sedang hangat diperbincangkan. Oleh karena itu, selama kegiatan SSEAYP Youth Conference 2021, kami mendapat pendampingan dari fasilitator yang mumpuni di bidangnya." Pungkasnya.