Pangkalpinang - Kegiatan penyusunan interpretasi kawasan pariwisata Pangkalpinang-Mendo Barat-Bangka Tengah dan sekitarnya telah memasuki tahap kedua. Acara ini diselenggarakan di Hotel Manunggal selama tiga hari, dari tanggal 16 hingga 18 Juni 2025. Kegiatan ini dihadiri oleh berbagai pihak, termasuk HPI, komunitas pengelola daya tarik wisata, La Terasse, dan SMK Pariwisata Pangkalpinang.
Kepala Dinas Pariwisata, Kebudayaan, Kepemudaan dan Olahraga, Wydia Kemala Sari, menyampaikan apresiasi atas partisipasi aktif semua pihak yang terlibat dalam proses penyusunan interpretasi.
"Kami mengucapkan terima kasih atas konsistensi saudara-saudara untuk selalu aktif dan terlibat dalam proses ini," ujarnya dengan senyum hangat.
Penyusunan interpretasi ini bertujuan untuk membangun kesadaran, pemahaman, dan rasa memiliki akan nilai penting pariwisata yang dimiliki oleh daerah ini.
"Kita semua tahu bahwa pariwisata memiliki peran penting dalam meningkatkan ekonomi daerah, Oleh karena itu, kita harus bekerja sama untuk mengembangkan pariwisata yang berkualitas dan berkelanjutan ,”tambah Widya.
Kegiatan ini diharapkan dapat meningkatkan daya saing pariwisata daerah, sehingga dapat terjaga dan berkelanjutan. Dengan demikian, diharapkan pariwisata di Pangkalpinang dan sekitarnya dapat menjadi salah satu penggerak ekonomi daerah.
Wilayah Pangkalpinang, Mendo Barat, Bangka Tengah, dan sekitarnya merupakan kawasan strategis di Pulau Bangka yang memiliki keterkaitan kuat secara geografis, sosial, dan ekonomi. Kota Pangkalpinang sebagai ibu kota Provinsi Kepulauan Bangka Belitung berperan sebagai pusat administrasi, jasa, dan perdagangan, sementara wilayah Mendo Barat dan Bangka Tengah mendukung pertumbuhan kawasan melalui potensi sektor agribisnis, industri, serta aksesibilitas wilayah.
Penyusunan interpretasi kawasan ini merupakan tindak lanjut dari Rencana Induk Rencana Detail Kawasan Strategis Pariwisata Provinsi Pangkalpinang – Mendo Barat – Bangka Tengah dan sekitarnya.
Dengan demikian, kegiatan ini diharapkan dapat menghasilkan basis data dan analisis interpretatif yang komprehensif sebagai landasan dalam perencanaan tata ruang, pengembangan infrastruktur, pengelolaan lingkungan, serta koordinasi lintas wilayah dalam kerangka pembangunan wilayah yang harmonis dan berdaya saing.