Belinyu – Temu Scooter Serumpun Sebalai (TSSS) XI sukses menjadi ajang silaturahmi terbesar para pencinta Vespa dan skuter di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung. Kegiatan yang berlangsung pada 13–14 Juni 2026 di Pantai Putat, Belinyu, Kabupaten Bangka, ini dihadiri skuteris dari berbagai daerah di Bangka Belitung maupun luar provinsi, seperti Jambi, Lampung, Palembang, Jawa Barat, Jawa Tengah, dan Kebumen.

 

Event tahunan tersebut menjadi pusat perhatian masyarakat karena tidak hanya menghadirkan komunitas otomotif, tetapi juga menyuguhkan berbagai kegiatan hiburan, budaya, sosial, dan ekonomi yang melibatkan masyarakat setempat. Kehadiran para peserta dari berbagai daerah turut memberikan dampak positif bagi sektor pariwisata dan pelaku usaha di kawasan Belinyu.

 

Beragam agenda digelar selama dua hari pelaksanaan. Mulai dari kontes Vespa yang menampilkan berbagai jenis dan modifikasi skuter, festival kuliner yang menghadirkan aneka makanan khas daerah, hingga panggung musik dan pertunjukan reggae yang menghibur pengunjung. Selain itu, panitia juga mengadakan kegiatan sosial atau charity sebagai bentuk kepedulian terhadap masyarakat sekitar.

 

Tidak hanya itu, TSSS XI juga diramaikan dengan riders meeting sebagai wadah komunikasi dan koordinasi antar-komunitas skuter. Kegiatan tersebut dipadukan dengan penampilan tari budaya lokal yang memperkenalkan kekayaan seni Bangka Belitung kepada para tamu dari luar daerah.

 

Sebagai bentuk dukungan terhadap pengembangan kreativitas generasi muda, panitia turut menyelenggarakan lomba mewarnai bagi siswa TK dan SD serta lomba menyanyi untuk tingkat TK, SD, SMP, hingga SMA. Kegiatan ini mendapat sambutan antusias dari peserta dan orang tua yang hadir di lokasi acara.

 

Mewakili Kepala Dinas Pariwisata, Kebudayaan, Kepemudaan dan Olahraga (Disparbudkepora), Kabid Ekonomi Kreatif Zaiyuni mengungkapkan rasa gembiranya atas tingginya antusiasme masyarakat terhadap kegiatan tersebut. Menurutnya, Vespa merupakan salah satu komunitas kendaraan yang mampu menyatukan berbagai kalangan dan lintas generasi.

 

Ia juga mengingatkan seluruh peserta agar tetap menjaga ketertiban, keamanan, dan mematuhi aturan selama kegiatan berlangsung sehingga acara dapat berjalan kondusif dan memberikan kesan positif bagi masyarakat maupun wisatawan yang datang.

 

Zaiyuni berharap kegiatan ini terus berlanjut pada tahun-tahun mendatang karena memiliki manfaat yang besar, baik dalam mempererat hubungan antar-skuteris maupun mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat lokal. Menurutnya, tujuan utama TSSS XI adalah memperkuat tali silaturahmi sesama pencinta skuter di Bangka Belitung dan Indonesia, menjadi ajang temu kangen serta bernostalgia bagi para penggemar Vespa.

 

“Ini merupakan kegiatan positif yang dilaksanakan oleh penyelenggara. Selain mempererat persaudaraan, acara ini juga memperkenalkan keindahan Pantai Putat dan destinasi wisata Belinyu kepada para tamu dari berbagai daerah. Semoga kegiatan ini terus berlanjut dan memberikan manfaat bagi masyarakat,” ujarnya.

 

Dengan semangat persaudaraan dan kebersamaan yang kuat, TSSS XI kembali membuktikan bahwa komunitas skuter tidak hanya menjadi wadah hobi, tetapi juga mampu berkontribusi dalam memajukan pariwisata dan perekonomian daerah.