Pangkalpinang – Suharto merupakan salah satu kepala dinas yang memiliki berbagai prestasi dalam menahkodai Organisasi Perangkat Daerah. Dirinya pun membagikan sepenggal kisahnya, berupa perjalanan panjang yang membanggakan dari Kabupaten hingga berkarir di Provinsi.
Kembali mengenang saat pertama kali berkarir di provinsi, saat itu Ia menduduki Kabag Rumah Tangga pada tahun 2007 selama satu tahun. Pada tahun berikutnya, dirinya dipindahkan di Biro Umum. Saat di Biro Umum, prestasi pertama yang diukir adalah menyelesaikan temuan BPK terkait proyek gedung kantor Gubernur sebagai yang tercepat se-Indonesia.
“Saat itu saya ke provinsi tahun 2007 dari kabupaten bangka saat dibawah kepemimpinan nya almarhum Gubernur Eko, dan duduk sebagai Kabag Rumah Tangga setahun, lalu dipindah ke biro umum, dan berhasil menyelesaikan temuan BPK,” kenangnya.
Beranjak dari Biro Umum, dirinya menjadi Kadisperindag selama 6 bulan,dan menyelesaikan laporan tercepat terkait makanan sembako se-Indonesia.
Waktu pun bergulir, yang membawanya ke sekwan selama 2,5 tahun, dan kembali mengukir prestasi, yaitu Perda Inisiatif dewan yang selama ini memiliki rapor merah, namun saat Suharto duduk di sekwan Babel, menjadi yang terbaik nomor 2 di Indonesia.
Tahun berikutnya, dirinya mengemban amanat menjadi Kepala dinas Kominfo selama era Gubernur Rustam Efendi selama 1 tahun. Saat itu, dirinya telah merancang pembangunan video tron yang akan dipasang diseluruh provinsi Babel yang tujuannya untuk penyebaran informasi program kegiatan yang ada di Babel. Sedangkan, saat tiba memasuki era Gubernur Erzaldi, dirinya mendapatkan tugas baru sebagai Kadiskepora.
“Baru setahun jadi kadiskominfo, saya ditarik menjadi Kadiskepora. Saat itu diketahui bahwa saya merupakan mantan atlit nasional. Karena itu Gubernur Erzaldi menugaskan saya untuk mengangkat Olahraga di Babel, dengan tugas yang cukup berat yaitu untuk menghadirkan event bertaraf nasional dan dunia,” ungkapnya.
selama ditugaskan di Dispora, Suharto berhasil mendatangkan event dunia, yang pertama adalah MXGP Motocross Word Champions 2018. Dikarenakan kesuksesan tersebut, dirinya pun kembali mendapat tantangan untuk menggelar bulutangkis dunia dan juga bola basket tingkat asean.
Prestasi lain yang dilakukannya adalah menggelar event nasional baik itu piala presiden kejuaraan wushu, juga seleksi untuk PON.
“Kita juga mendatangkan seleksi atletik tingkat nasional. Banyak cabang olah raga yang kita datangkan untuk Babel dalam rangka seleksi menuju pra PON,”ungkapnya.
Suharto mengatakan, bahwa sepak terjang karir yang tidak bisa dilupakan selama menjabat di Diskepora yaitu menjadi OPD terbaik di provinsi Babel.
Tahun 2021, Dispora pun mengalami penggabungan dengan Disbudpar. Dimasa Covid tersebut, cukup mengalami stagnansi yang dikarenakan adanya larangan dari pemerintah pusat dalam mengadakan event nasional,
“Saat penggabungan Dinas, kami baru bisa melaksanakan lomba desa wisata tingkat nasional dan lomba lokal pembuatan film dan video desa wisata. karena itu sukses kejuaraan nasional, maka perlu untuk diangkat ketingkat dunia. Saat ini saya sudah berkoordinasi dengan bapak menteri, saya harap pengganti saya bisa melanjutkan perjuangan ini,” ujarnya.
Menutup wawancara tersebut, dirinya berpesan kepada kabid, Subkoordinator, dan staf agar bekerja dengan serius, semangat, dan jujur.
“Jangan bekerja yang biasa-biasa saja namun harus luar biasa.Saya juga mengingatkan agar jangan sampai tersandung kasus hukum. Maka bekerjalah lebih cermat. Jangan mempunyai sifat sombong saat menjadi pejabat, semua lapisan bawah hingga ke atas harus dirangkul. Apabila ada anak buah mengalami kesulitan harap ditanya, berikan pemahaman kepada anak buah untuk selalu berlaku positif,” tutupnya.