Pangkalpinang - Kadis Pariwisata Kebudayaan dan Kepemudaan Olahraga (Parbudkepora) Babel diwakili Sub Koordinasi Budaya dan Kesenian Tradisional Disparbudkepora Pupung P Damayanti menghadiri acara dialog Se-Tsahang Sedulang Harmonisasi Nganggung bersama Budayawan, Pemerintah Daerah dan Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) Kota Pangkalpinang bertempat di Tsahang Cafe and Resto, Jum'at (29/09/2023).
Kegiatan yang bernuansa santai tersebut dalam rangka memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW 1445 Hijriah tahun 2023. Se-Tsahang Sedulang merupakan konsep ide Budaya Nganggung yang akan dikenalkan kepada generasi muda milenial Babel bahwa Nganggung bukan hanya konsep keagamaan saja.
Pupung yang juga sebagai narasumber pada kegiatan tersebut mengungkapkan rasa bangga dan bahagia dengan adanya konsep Se-Tsahang Sedulang, karena menurutnya konsep ini masuk dalam implementasi UU No.5 Tahun 2017 tentang Objek Pemajuan Kebudayaan (OPK).
"Ada 10 OPK, ini masuk salah satunya yaitu kuliner, nah Nganggung bisa dibawa dalam konsep menu makanan di restoran sebagai bentuk strategi mengenalkan kebudayaan. kepada generasi muda." ungkapnya.
Selain itu kata Pupung dalam implementasi UU No.5 Tahun 2017 itu juga terdapat penggalian, pengembangan, pemanfaatan dan pembinaan. Konsep seperti ini termasuk pengembangan dari pemajuan kebudayaan yang artinya Nganggung bisa dilaksanakan di restoran manapun yang tetap mengusung tradisi yang sudah ada.
Dirinya berharap dengan adanya konsep ini nantinya ada edukasi kepada para pelajar di Babel dan menjalin kerjasama dengan pihak sekolah untuk dapat lebih jauh memperkenalkan budaya Nganggung ini.
"Semoga nanti Tsahang bisa menjalin kerjasama dengan sekolah-sekolah di Babel melalui Dinas Pendidikan dengan cara membuat paket khusus Nganggung yang bisa dinikmati oleh para pelajar dengan nuansa berbeda." harapnya.