Pangkalpinang — Dinas Pariwisata, Kebudayaan, dan Kepemudaan Olahraga (Disparbudkepora) Provinsi Kepulauan Bangka Belitung menggelar Forum Rencana Kerja (Renja) Perangkat Daerah Tahun 2027 pada Selasa (7/4/2026). Kegiatan ini berlangsung secara daring melalui Zoom Meeting dan dipusatkan di ruang rapat Disparbudkepora Provinsi Kepulauan Bangka Belitung.
Forum Renja tersebut dibuka secara resmi oleh Kepala Dinas Disparbudkepora Babel, Wydia Kemala Sari, didampingi Sekretaris Dinas, Ade Irma Setianingsih.
Kegiatan ini diikuti oleh lebih dari 100 peserta yang terdiri dari perwakilan Bappeda, perangkat daerah yang membidangi pariwisata, kebudayaan, kepemudaan, dan olahraga dari seluruh kabupaten/kota se-Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, serta menghadirkan narasumber dari Bappeda dan Disparbudkepora Babel.
Dalam sambutannya, Wydia Kemala Sari menegaskan bahwa Forum Renja Tahun 2027 harus mampu menjawab berbagai tantangan pembangunan melalui penetapan prioritas yang tepat sasaran. Ia juga menekankan pentingnya memperkuat sinergi antar perangkat daerah di tingkat provinsi maupun kabupaten/kota, serta mendorong kolaborasi lintas sektor antara pemerintah, masyarakat, dunia usaha, dan akademisi.
Lebih lanjut, Wydia menyampaikan bahwa terdapat empat pilar utama yang menjadi fokus dalam penyusunan Renja Tahun 2027, yaitu sektor pariwisata, kebudayaan, kepemudaan, dan olahraga.
Pada sektor pariwisata, ia mendorong adanya pergeseran dari pariwisata berbasis kuantitas menuju quality tourism. Sementara itu, pada sektor kebudayaan, ia menegaskan pentingnya pelestarian nilai-nilai budaya sebagai jati diri daerah di tengah arus modernisasi, termasuk adat istiadat, kuliner, dan arsitektur khas Bangka Belitung sebagai daya tarik utama.
Untuk sektor kepemudaan, Wydia menekankan peran strategis generasi muda sebagai motor penggerak transformasi dengan mendorong mereka menjadi pencipta solusi, bukan sekadar konsumen teknologi. Sedangkan pada sektor olahraga, fokus diarahkan pada pembinaan atlet sejak usia dini guna mencetak prestasi yang berkelanjutan.
Dalam kesempatan tersebut, Wydia juga mengajak seluruh kepala dinas terkait di kabupaten/kota se-Babel untuk mengedepankan kolaborasi serta menghilangkan sekat-sekat kepentingan sektoral maupun wilayah.
“Mari kita wujudkan pembangunan pariwisata, kebudayaan, serta peningkatan sumber daya kepemudaan dan keolahragaan yang maju, terintegrasi, dan berkelanjutan,”ujarnya.
Melalui pelaksanaan Forum Renja ini, diharapkan dapat tersusun berita acara kesepakatan perangkat daerah pada urusan pariwisata, kebudayaan, kepemudaan, dan olahraga. Hasil tersebut nantinya akan menjadi bahan penyempurnaan rancangan Rencana Kerja Disparbudkepora Provinsi Kepulauan Bangka Belitung Tahun 2027. (rz)