Pangkalpinang – Menurut undang-undang nomor 40 tahun 2009 tentang kepemudaan, pemuda adalah warga negara berusia 16 sampai dengan 30 tahun. Di mana para pemuda ini merupakan Sumber Daya Manusia yang paling penting bagi pembangunan nasional.

Hal ini disampaikan oleh PJ Gubernur, Ridwan Djamaludin pada kegiatan Kumpul Pemuda se-Bangka Belitung tahun 2022, terkait peringatan Hari Sumpah Pemuda ke-94 di aula BPMP, Kamis (27/10/2022). Kegiatan ini juga dihadiri oleh Kapolda Kepulauan Bangka Belitung Irjen Pol Yan Sultra, Ketua DPRD Babel, Herman Suhadi, Ketua DPD KNPI Babel, Remil Yanus Salalima.

Hingga saat ini, pemuda indonesia masih diliputi permasalahan yang cukup kompleks. sebagai bagian terbesar dari jumlah penduduk indonesia, pemuda harus dijadikan sasaran prioritas dalam upaya peningkatan kualitas sumber daya manusia.

Untuk mengembangkan kapasitas para pemuda di Babel, Pj Gubernur memiliki strategi dengan mencari kesempatan dan membuka peluang bagi para pemuda untuk belajar hingga keluar negeri.

“Terkait kebijakan pembangunan, saya berusaha keras mencari kesempatan untuk para pemuda agar belajar seluas-luasnya. Saya ingin melihat para pemuda Babel belajar hingga keluar negeri untuk melihat hal-hal diluar sana yang bisa diambil pelajarannya untuk diaplikasikan di negeri kita,” ujarnya.

Tidak hanya pemuda dalam bidang akademik yang menjadi prioritas untuk dikembangkan, namun Ridwan juga menginginkan agar para pemuda memiliki prestasi di bidang olahraga.

“Saya ingin para pemuda juga memiliki kemampuan dan prestasi dibidang olahraga, sehingga para pemuda bisa memiliki karakter yang kuat,” kata Ridwan.

Menurut keterangan Pj Gubernur, daya saing suatu bangsa akan sangat ditentukan oleh kemandirian dan kemampuan pemuda untuk selalu meningkatkan kualitas dan keunggulan sumber daya manusianya. 

“Kiranya, kegiatan kumpul pemuda se-provinsi kepulauan bangka belitung tahun 2022 dan seminar kepemudaan ini dapat dijadikan langkah menuju provinsi kepulauan bangka belitung yang berdaya saing dan bermartabat pada karakter pemuda yang kokoh serta mengedepankan akhlak mulia di atas semangat persatuan dan kesatuan indonesia,” tutupnya.