Pangkalpinang - Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kepulauan Bangka Belitung (Babel) melalui Dinas Pariwisata Kebudayaan dan Kepemudaan Olahraga (Disparbudkepora) Provinsi Babel kembali menggelar Pemilihan Bujang Dayang Babel tahun 2022 

Kegiatan tahun yang berlangsung  di Fox Harris Hotel Pangkalpinang tersebut, diikuti 24 peserta utusan masing-masing Kabupaten/Kota di Babel.  

Zaiyuni Kepala Bidang Ekonomi Kreatif Disparbudkepora Babel mengatakan Pemilihan Bujang Dayang merupakan agenda tahunan yang diselenggarakan oleh Disparbudkepora Babel untuk memilih perwakilan terbaik Bujang Dayang atau Duta Wisata di seluruh Kabupaten/Kota di Babel.

Ketentuan umum dalam Pemilihan Bujang Dayang Babel diantaranya setiap Kabupaten/Kota mengirimkan dua pasang Bujang Dayang yang ditunjuk oleh Dinas Pariwisata atau Dinas yang berwenang di Kabupaten/Kota  sebagai peserta pada Pemilihan Bujang Dayang Provinsi Babel.

Bujang Dayang yang dikirimkan, dijelaskannya, adalah mereka yang mendapat juara/pemenang ataupun gelar lainnya pada pemilihan di tingkat Kabupaten/Kota.

Berusia minimal 16 tahun dan maksimal 25 tahun pada saat pemilihan di tingkat nasional pada bulan November 2022, serta belum menikah.

Diutamakan minimal tinggi badan Bujang adalah 170 cm dan Dayang adalah 160 cm. Sehat jasmani dan rohani yang dibuktikan dengan surat kesehatan yang bisa dipertanggungjawabkan.

Selanjuitnya memiliki penampilan yang menarik dan mampu mempersiapkan penampilan pribadi secara mandiri. 

Wajib mengikuti karantina dari tanggal 18 Oktober 2022 sampai dengan malam final di tanggal 19 Oktober 2022, mengikuti rangkaian kegiatan, dan wajib patuh terhadap peraturan yang dibuat oleh panitia.

Pemilihan Bujang dayang Babel tahun 2022 ini melalui program pengembangan sumber daya pariwisata dan Ekonomi kreatif Disparbudkepora Babel. 

"Mereka diharapkan menjadi contoh generasi muda yang mampu berpartisipasi aktif dalam menyukseskan program pemerintah, ikut mendukung kepariwisataan, melestarikan budaya, melibatkan diri dalam kegiatan sosial, serta mampu menjadi inspirasi dan penggerak perubahan," ujar Zayuni.

Wahyudi, mahasiswa semester satu Prodi Ilmu Teknologi Ruang Angkasa di Universitas Charles Darwin Australia yang menjadi salah satu peserta Bujang Dayang Babel asal Kabupaten Bangka mengatakan tujuan mengikuti Bujang Dayang Babel 2022 untuk memajukan daya tarik wisatawan lokal maupun asing dari dalam negeri maupun luar negeri.

Babel sebagai salah satu destinasi workit untuk dikunjungi selain beberapa kota besar lainnya yang ada di Indonesia dengan wisata alam, kuliner maupun wisata sejarah tak akan kalah dengan provinsi-provinsi lain.

"Maka dari itu, saya ingin memajukan provinsi saya yang mana saya bangga menjadi bagian dari Provinsi Babel, besar dan tumbuh di negeri serumpun sebalai ini," kata Wahyudi.

Floren Citra Valencia Pelajar Kelas 12 SMA Negeri 1 Tanjung Pandan Belitung yang juga peserta Dayang dari Kabupaten Belitung mengatakan motivasi dirinya mengikuti Bujang Dayang Babel 2022, karena sebagai putri daerah ingin berdedikasi dan berkontribusi untuk daerah khususnya dibidang pengembagan pariwisata.

"Harapan saya dengan mengikuti Bujang Dayang Babel 2022, saya bisa menjadi contoh dan bisa meningkatkan kesadaran generasi muda, teman-teman saya agar sadar dan mau membangkitkan wajah asli dan memulihkan kembali sektor ekonomi dan pariwisata di Bangka Belitung," ucap Floren.

Sejak 18-19 Oktober 2022, para peserta perwakilan Kabupaten/Kota se-Bangka Belitung itu, memasuki masa karantina, setelah kemarin sudah melalui tes Psikologi yang dilaksanakan pihak Disparbudkepora Babel. (rel/munawar).