Palembang – Pemuda memiliki peran strategis sebagai pelopor dan agen perubahan dalam pembangunan bangsa. Hal ini disampaikan oleh Deputi Bidang Layanan Kepemudaan Kementerian Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia (Kemenpora RI), Yohan, saat membuka secara resmi kegiatan Kreativesia 2025 (Pekan Kreativitas Pemuda Indonesia) di halaman Kantor DPRD Provinsi Sumatera Selatan, Palembang, Rabu (16/10/2025).
Dalam sambutannya, Yohan menegaskan bahwa sepanjang sejarah Indonesia, pemuda selalu berada di garda terdepan dalam setiap perubahan sosial, politik, maupun budaya.
“Pemuda adalah kekuatan strategis bangsa, dan sejarah membuktikan bagaimana para pemuda selalu tampil ke depan dalam segala hal untuk membuktikan diri bahwa mereka adalah pelopor dalam berbagai segi kehidupan,” ujarnya.
Ia menjelaskan, sebagaimana amanat Undang-Undang Nomor 40 Tahun 2009 tentang Kepemudaan, terdapat tiga peran penting yang melekat pada diri pemuda, yaitu sebagai agen perubahan (agent of change), kekuatan moral (moral force), dan kontrol sosial (social control).
“Ketiga peran inilah yang harus selalu ditunjukkan oleh para pemuda dalam kehidupan sehari-hari, baik di lingkungan, dunia kerja, maupun dalam pergaulan sosial,” terang Yohan.
Yohan juga menyinggung Peraturan Presiden Nomor 43 Tahun 2022 tentang Koordinasi Lintas Sektor Layanan Kepemudaan, yang menegaskan bahwa isu kepemudaan merupakan isu lintas sektor. Karena itu, menurutnya, pembangunan kepemudaan tidak dapat dilakukan oleh satu institusi saja.
“Permasalahan dan potensi kepemudaan harus diselesaikan secara bersama-sama. Kolaborasi antarsektor adalah kunci dalam memperkuar ekosistem kepemudaan di Indonesia,” tegasnya.
Ia menambahkan, penyelenggaraan Kreativesia 2025 merupakan wujud nyata kolaborasi lintas sektor dalam memberikan ruang bagi ide, karya, dan inovasi anak muda Indonesia. Kegiatan ini melibatkan berbagai kementerian, lembaga, dinas pemuda dan olahraga, serta pemerintah daerah di Sumatera Selatan.
“Melalui kreativisia, kami berharap para pemuda dapat menghasilkan solusi, membuka peluang, dan memberikan kontribusi nyata bagi kemajuan bangsa,” pungkas Yohan.
Sementara itu, delegasi dari Provinsi Kepulauan Bangka Belitung turut ambil bagian dalam kegiatan ini dengan menampilkan beragam karya kreatif dan inovatif di berbagai bidang, mulai dari fashion, teknologi informasi, kriya, hingga kuliner khas daerah. Kehadiran pemuda Bangka Belitung menjadi bukti nyata semangat generasi muda daerah dalam berinovasi dan mempromosikan potensi lokal di tingkat nasional. Mereka berharap partisipasi ini dapat menginspirasi pemuda lain di daerah untuk terus berkarya dan berkontribusi bagi kemajuan Indonesia.
Kegiatan pembukaan Kreativesia 2025 turut dihadiri oleh Forkopimda Sumatera Selatan, pejabat pimpinan pratama Kemenpora, serta Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Provinsi, Kabupaten, dan Kota se-Indonesia.