BAHASA - ENGLISH

Sungailiat - Penjabat Bupati Bangka, Jantani Ali, menyambut baik kegiatan Pelatihan Wirausaha Sosial Pemuda Berbasis Pengolahan Sampah (Sociopreneur) yang diselenggarakan selama dua hari (24-25 Juni 2025), di gedung pertemuan graha maras kantor Bupati Bangka, dalam rangka Program Pengembangan Kapasitas Daya Saing Kepemudaan Provinsi Kepulauan Bangka Belitung. 

Kegiatan ini diharapkan dapat menjadi momentum bagi pemuda untuk meningkatkan kemampuan dan keterampilan mereka dalam mengelola sampah dan menciptakan usaha yang berdampak.

"Pengelolaan sampah bukan lagi hanya soal kebersihan, tetapi sudah menjadi peluang usaha yang menjanjikan dan berkelanjutan," ujar Jantani. 

Konsep sociopreneur menawarkan pendekatan baru di mana pemuda tidak hanya mencari keuntungan semata, tetapi juga berkontribusi dalam menyelesaikan persoalan lingkungan dan sosial di masyarakat.

Dalam sambutannya, dirinya juga menekankan pentingnya peran pemuda sebagai agen perubahan yang kreatif, inovatif, dan memiliki kepedulian sosial dan lingkungan. 

"Kami berkomitmen untuk mendukung pemberdayaan pemuda sebagai agen perubahan yang tidak hanya kreatif dan inovatif, tetapi juga memiliki kepedulian sosial dan lingkungan," katanya.

Melalui pelatihan ini, diharapkan para peserta dapat memperoleh wawasan, keterampilan, dan motivasi untuk membangun usaha berbasis pengolahan sampah yang berdampak. 

"Jadikan pelatihan ini sebagai momentum untuk melangkah lebih jauh, menciptakan inovasi, dan membangun jejaring yang kuat," ujar Jantani.

Kegiatan ini juga diharapkan dapat menjadi wadah bagi pemuda untuk meningkatkan kemampuan dan keterampilan mereka dalam mengelola sampah dan menciptakan usaha yang berdampak. Dengan demikian, diharapkan para pemuda dapat menjadi agen perubahan yang efektif dalam meningkatkan kualitas hidup masyarakat dan lingkungan.

Pj Bupati Bangka tersebut juga mengucapkan terima kasih dan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada panitia penyelenggara dan seluruh pihak yang telah bekerja keras dalam menyukseskan kegiatan ini. 

“Kami berharap kegiatan ini dapat menjadi langkah awal bagi pemuda untuk menciptakan perubahan positif bagi masyarakat dan lingkungan.” Tutupnya.