BAHASA - ENGLISH
Pangkalpinang — Sepanjang 2025, sektor pariwisata Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel) menunjukkan tren pemulihan dan pertumbuhan yang menggembirakan. Di tengah keterbatasan anggaran, berbagai program strategis berhasil dijalankan dan berdampak positif pada peningkatan kualitas destinasi, promosi, serta kunjungan wisatawan.
Kepala Dinas Pariwisata, Kebudayaan, dan Kepemudaan Olahraga Provinsi Babel, Wydia Kemala Sari, mengatakan 2025 menjadi pondasi penting bagi pembangunan pariwisata Babel yang berkelanjutan dan berdaya saing.
“Kolaborasi lintas sektor menjadi kunci. Meski dengan sumber daya terbatas, pembangunan pariwisata tetap berjalan optimal dan terarah,” ujar Wydia Senin (29/12/2025).
Lebih jauh dikatakan Wydia, salah satu langkah strategis yang dilakukan adalah penyusunan Rencana Induk Pembangunan Pariwisata Provinsi (RIPPARPROV) 2026–2045 sebagai arah kebijakan jangka panjang.
Pada aspek penguatan destinasi, peningkatan kapasitas SDM pariwisata berbasis masyarakat pada 2025 difokuskan di Desa Pelangas dan Desa Rambat Bangka Barat serta Desa Keciput Belitung. Selain itu, pemasangan papan petunjuk dan informasi destinasi dilakukan di Kota Pangkalpinang dan Kabupaten Bangka Barat untuk meningkatkan kenyamanan wisatawan.
Dari sisi pemasaran, promosi pariwisata Babel terus diperkuat melalui publikasi media, media sosial, pertemuan bisnis pariwisata di Batam, serta partisipasi pada ajang nasional dan internasional seperti Bali Beyond Travel Fair (BBTF) dan Wonderful Indonesia Tourism Fair (WITF). Layanan informasi pariwisata juga hadir di Bandara Depati Amir Pangkalpinang dan Bandara H.A.S. Hanandjoeddin Belitung.
Sepanjang 2025, desa wisata Babel juga menorehkan prestasi nasional dan internasional. Desa Keciput Belitung masuk 30 Desa Wisata Terbaik Nasional 2025, Desa Terong Belitung meraih Penghargaan Desa Wisata Berbasis Masyarakat ASEAN 2025, dan Desa Tanjung Binga Belitung meraih Juara Harapan I Wonderful Indonesia Awards 2025.
Dari sisi kunjungan, data BPS mencatat hingga Oktober 2025 sebanyak 483.506 wisatawan berkunjung ke Babel, terdiri dari 476.113 wisatawan nusantara dan 7.393 wisatawan mancanegara, meningkat signifikan dibandingkan 2024. Kota Pangkalpinang, Kabupaten Belitung, dan Kabupaten Bangka menjadi daerah dengan kunjungan tertinggi.
“Dengan 640 daya tarik wisata yang dimiliki, pariwisata Babel semakin kompetitif dan diharapkan terus menjadi penggerak ekonomi daerah,” pungkas Wydia.