Pangkalpinang – Kabar membanggakan datang dari dunia musik Bangka Belitung. Seorang musisi muda asal Babel, Syaputra Hadi Wijaya, atau yang akrab disapa Putra Gonk, berhasil lolos pada Kepesertaan Lokakarya Konservasi dan Inovasi Musik Tradisi Indonesia (LOKOVASIA) 2025 yang diselenggarakan oleh Kementerian Kebudayaan Republik Indonesia bekerja sama dengan Yayasan Musike SJ.

Putra Gonk dikenal dengan kemampuan bermusik dan kreativitasnya dalam menciptakan karya-karya original. Dalam ajang ini, ia terpilih setelah melalui proses kurasi ketat melalui penampilan yang memadukan unsur tradisi lokal dengan sentuhan modern. Ia akan bergabung bersama 51 peserta terpilih lainnya dari berbagai daerah di Indonesia.

“Ini pencapaian yang luar biasa buat saya, sekaligus menjadi motivasi untuk terus berkarya dan mengenalkan musik tradisi khas Babel sebagai bagian dari promosi seni dan budaya daerah ke tingkat nasional bahkan internasional,” ujar Putra penuh semangat saat ditemui di sela kegiatan MUBES Dewan Kesenian Se-Babel di Pangkalpinang, Senin (20/10/2025).

Putra mengaku bangga dapat membawa nama Bangka Belitung di kancah nasional melalui ajang bergengsi ini. Ia berharap keikutsertaannya dapat menjadi inspirasi bagi musisi muda lain di Babel untuk terus mengembangkan potensi musik khas daerah.

Seluruh peserta terpilih dijadwalkan hadir secara langsung mengikuti tahap elaborasi di Universitas Negeri Semarang (UNS), serta Ekshibisi 1 dan 2 yang akan berlangsung di Auditorium UNS dan Taman Budaya Raden Saleh, Semarang, Jawa Tengah, pada 23–30 Oktober 2025.

Kegiatan LOKOVASIA 2025 ini bertujuan menjaring potensi generasi muda Indonesia melalui penggalian minat, penguatan, pendalaman, dan perluasan kompetensi artistik-auditif. Ajang ini juga menjadi wadah untuk mempertemukan insan musik dalam upaya pelestarian dan pengembangan musik tradisi Indonesia di tengah tantangan global.