Pangkalpinang - Kepala dinas Pariwisata Kebudayaan dan Kepemudaan Olahraga, Suharto, mengukuhkan dan melantik sebelas pemuda dan pemudi Bangka Belitung pengurus Purna Caraka Muda Indonesia 2021-2023 di GOR Sahabudin, Kamis (19/08/2021).
Kepada para pengurus PCMI, Suharto mengatakan bahwa tugas berat akan diemban dipundak para pemuda dan pemudi Babel. Karena kondisi dan situasi saat ini menuntut para pemuda dan pemudi harus menjadi lebih kreatif dan inovatif.
Sebagai informasi, PCMI didirikan atas dasar pertimbangan dan perjuangan yang berat oleh para pemuda dan pemudi yang ada di Indonesia yang pada saat itu berdirinya pada tahun 1977 oleh para alumni program Pertukaran Pemuda Antar Negara (PPAN) yang dilaksanakan oleh pemerintah Republik Indonesia.
"Untuk itu saya mewakili pemprov Babel merasa senang dan bangga, dan selaku kepala dinas memang sudah tugas kami yang mengurusi dibidang kepemudaan. Di era di zaman saya dan pak Gubernur, sudah ada beberapa putra/i terbaik kita yang dikirim keluar negeri dalam rangka pertukaran pemuda PPAN," ujar Suharto.
Dalam pandangan Suharto, para pengurus PCMI ini sudah memiliki pengalaman yang malang melintang dan berwawasan luas mengenai perihal dalam negeri hingga luar negeri.
Karena itu dirinya berharap pelantikan ini tidak hanya bersifat seremonial saja, namun harus menunjukkan bahwa pemuda Babel memiliki inovasi serta aktif dan menjadi mitra bagi pemerintah.
Dirinya mengatakan bahwa pemuda adalah ujung tombak pembangunan, dengan berbekal pengalaman yang di dapat diluar negeri, diharapkan dapat mengaplikasikan strategi pembangunan bagi pemuda di Babel.
Saat ini, pembangunan dan sumber daya manusia di Babel masih belum merata, hal ini pun sempat disinggung oleh Suharto dalam sambutannya. Dengan dilantiknya para pengurus PCMI, maka sudah harus memikirkan apa yang harus dilakukan untuk bersinergi bersama pemerintah.
"Untuk melaksanakan pembangunan dan pembentukan SDM di Babel, merupakan tugas yang cukup berat. Namun saya yakin dan percaya melalui semangat organisasi ini Babel akan berubah," kata Suharto.
Selain itu, Suharto menginginkan agar pembangunan di desa-desa dapat bergerak maju, mengingat desa juga merupakan aset yang tidak kalah penting dari perkotaan. Dirinya mengatakan bahwa saat ini Disparbudkepora sedang berkonsentrasi dalam membangun desa-desa wisata. sebanyak 20 desa wisata telah diusulkan ke kementerian Pariwisata, dan ada beberapa yang sudah masuk ke dalam nominasi.
"Dari ribuan desa yang ada di Indonesia, Babel masuk nominasi yang diantaranya di pulau Belitung ada 6 desa, Bangka 1 desa, Bangka Selatan 1 desa, Bangka Tengah 1 desa," jelasnya.
Dengan Bangka Belitung masuk kedalam daftar 10 destinasi wisata, maka tidak dipungkiri bahwa provinsi Babel merupakan provinsi yang strategis dan memiliki potensi besar untuk pariwisata.
Pada kesempatan yang sama, Ghaida Roshuna, selaku ketua Purna Caraka Muda Indonesia 2021-2023 yang baru saja dilantik mengatakan bahwa organisasi PCMI tersebut turut mengemban tugas untuk membantu mengembangkan kemampuan keterampilan teknis dan non teknis bagi generasi muda di Provinsi Bangka Belitung.
Dalam pandangannya, Ia menyampaikan bahwa potensi para pemuda di Babel sudah sangat luar biasa dengan berbagai bakat yang mumpuni, namun sayangnya masih belum dimanfaatkan dengan sebaik mungkin. Untuk itu, Ia mendorong para pemuda Babel agar dapat memanfaatkan kemampuannya untuk berkontribusi bagi nusa bangsa, khususnya bagi Bangka Belitung.
"Untuk berkontribusi cukup berdayakan hobi dan hasrat (passion) yang digunakan untuk membantu orang lain. Atau bisa juga bergabung bersama komunitas yang sesuai dengan hasrat kalian, yang intinya bisa menjadi solusi bagi nusa dan bangsa," ujar Ghaida.