Kepala Dinas Pariwisata Kebudayaan dan Kepemudaan Olahraga Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Ka Disparbudkepora Babel) Soeharto beserta Kepala Bidang Destinasi dan Pemasaran Pariwisata (Kabid DPP) Disparbudkepora Firmansyah berkunjung ke Objek Wisata Aek Lelap Bedelew di Desa Mantung Kecamatan Belinyu Jumat (06/08/2021).
Kunjungan ke Objek Wisata ini dalam rangka melakukan pendampingan pada pengelola desa wisata Aek Bedelew sebagai salah satu peserta yang mewakili Babel dalam anjang "Anugerah Desa Wisata Indonesia (ADWI) 2021".
"Kunjungan kami kesini dalam rangka memberikan pengarahan bagaimana cara melakukan pengimputan data dan bagaimana cara memasukkan dokumen kelengkapan kedalam sistem atau aplikasi yang dikeluarkan oleh penyelenggara ADWI 2021 dalam hal ini Kementrian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) sehingga perlu pendampingan dari Kita Disparbudkepora Babel" terang Firman selaku Kabid DPP
Syarat dan Ketentuan didalam ADWI 2021 Tema Anugerah Desa Wisata Indonesia 2021 adalah “Indonesia Bangkit” Lokasi desa berada di wilayah Republik Indonesia Peserta yang mewakili keikut sertaan adalah anggota dari pengelola desa wisata Peserta harus melakukan registrasi dari link yang sudah disediakan dan wajib mengisisemua kolom pada formulir registrasi Peserta wajib melampirkan susunan pengurus calon desa wisata Peserta wajib mempresentasikan karya berupa proposal, video, atau foto pada periode workshop Peserta ADWI wajib mengunggah video profil sesuai dengan kontes yang diikuti Penilaian berdasarkan 7 kategori: kategori homestay, kategori CHSE, kategori toilet, kategori suvenir, kategori desa digital, kategori daya tarik wisata, dan kategori konten kreatif.
Suharto selaku Kadisparbudkepora Babel mengatakan bahwa salah satu upaya mengembangkan desa wisata Babel adalah dengan mengikuti ADWI 2021, karena masuk nominasi dalam kompetisi ini akan memancing desa-desa di Babel untuk melahirkan desa-desa wisata baru lainnya di Babel. Seluruh desa wisata yang terdaftar di ADWI 2021 nantinya akan masuk kedalam Jaringan Desa Wisata Indonesia (Jadesta) ,desa-desa tersebut juga akan dipromosikan kepada wisatawan domestik maupun mancanegara oleh Kemenparekraf .
Suharto selaku Kadisparbudkepora Babel juga berharap Kadis Parbudkepora Kabupaten dan Kota di Babel untuk bersinergi memajukan Pariwisata Babel melalui Desa Wisata ini.
"Babel masuk dalam 10 Destinasi Wisata Prioritas Indonesia, karena alamnya unik dan tidak dimiliki daerah lain, kita mendukung Desa Wisata ikut ADWI 2021vini, kita akan berusaha untuk meraih nominasi, karena kita yakin Desa Wisata bisa membangkitkan dan memulihkan Ekonomi Babel dan sejalan dengan visi misi Gubernur Babel yaitu Pembangunan Ekonomi Berbasis Potensi Daerah salah satu nya Pariwisata yang tujuannya untuk kesejahteraan masyarakat" ujar Suharto dalam pesannya kepada pengelola Objek WisataAek Lelap Bedelew.
Pengelola Desa Wisata Aek Lelap Bedelew Desa Mantung Kecamatan Belinyu yang di Ketuai Juan Apriansyah di dampingi Sekretaris Kasmirudin dan Bendahara Syahrizal sangat mengapresiasi atas kehadiran Suharto selaku Kadis Parbudkepora Babel beserta Kabid DPP Firmansyah dalam membantu Pengelola Objek Wisata Aek Lelap Bedelew dalam persiapan mengikuti seleksi ADWI 2021.
"Kami sangat berterimakasih sekali kepada Disparbudkepora Babel yang mana telah membantu kami dalam melengkapi seluruh komponen dan syarat-syarat dalam mengikuti ADWI 2021 dan mudah-mudahan kita dapat meraih juara di ADWI 2021 ini" harap Juan Apriansyah dengan semangat