Pangkalpinang – Empat pemuda dari Bangka Belitung terpilih untuk bersaing di tingkat nasional dalam memperebutkan gelar Duta Pemuda Peduli Lingkungan Asri dan Bersih (Pepelingasih) 2021. Empat pemuda ini terdiri dari 3 orang putera, dan satu orang puteri yang mana, 2 pemuda berasal dari Bangka, dan 2 pemuda lainnya dari Bangka Barat.

Hal ini disampaikan oleh Orie Fachrido Hermawan selaku koordinator Pepelingasih Provinsi Kepulauan Bangka Belitung setelah melakukan serangkaian seleksi yang dilakukan di kolong spiritus dengan melakukan pembersihan lokasi, penanaman, dan edukasi ke masyarakat. Sehingga dari berbagai pesrta yang diseleksi, Babel memiliki empat orang peserta yang terbaik dari enam kabupaten dan satu kota.

“Pemilihan kita lakukan sesuai dengan latar belakang para peserta, tidak serta merta memilih begitu saja. Para peserta tersebut memiliki kompetensi yang bergerak di bidang lingkungan. Dan setiap peserta memiliki model dan konsep yang berbeda-beda dalam kegiatan peduli lingkungan,” ujar Orie.

Para pemuda tersebut sebelum berlaga ditingkat nasional, telah mendapatkan berbagai pembekalan dari para alumni secara offline di BLK pada bulan April yang lalu selama dua hari dan juga diawasi oleh dinas terkait dalam hal ini berada di Dinas Pariwisata Kebudayaan dan Kepemudaan Olahraga di Bidang Kepemudaan.

Pepelingasih ini merupakan sebuah program yang diselenggarakan oleh Kemenpora dalam bentuk pemberdayaan pemuda Indonesia agar memiliki peran dan kontribusi penting dalam memperbaiki kondisi lingkungan, khususnya dalam hal penanganan sampah yang menjadi persoalan di suatu daerah. Namun dalam pelaksanaannya tidak hanya terkait permasalahan sampah, namun segala sesuatu yang berkaitan dengan lingkungan hidup seperti rehabilitasi, revitalisasi, dan konservasi.

Pepelingasih sudah berjalan sejak tahun 2017 di mana pemilihan dilakukan secara langsung oleh pemerintah pusat ke berbagai daerah untuk memilih putera-puteri terbaik. pada tahun 2021 ini, quota yang didapatkan oleh Bangka Belitung cukup besar dikarenakan provinsi Babel termasuk aktif dalam kegiatan penggiat lingkungan secara konsisten. Para peserta tersebut akan dikirim ke tingkat nasional untuk menyandang gelar duta Pepelingasih Indonesia.

Pada kesempatan yang sama, Fachrulrozi sebagai salah satu peserta saat diwawancara oleh tim Humas Disparbudkepora menyampaikan program yang akan dilaksanakan dalam pemilihan duta Pepelingasih 2021 yang mewakili Babel.

Ada dua program yang akan dilakukan secara sekaligus yang multi rangkap dan multi guna. Namun Hal yang menarik disampaikan oleh Fachrulrozi kepada tim Humas adalah mengenai pembuatan Eco Brick sebagai inovasi pengolahan sampah. Karena itu dirinya mengatakan bahwa sampah pun bisa menghasilkan pundi-pundi rupiah.

“Sampah bukan hanya sekedar sampah, sampah bisa loh menghasilkan pundi-pundi rupiah. Alhamdulilah saya sendiri sudah memperjualbelikan di masyarakat selama satu tahun terakhir ini seperti eco engine, pembuatan kompos, pupuk organik cair,” pungkasnya.