Pangkalpinang - Alumni pertukaran pelajar antar negara Bangka Belitung yang di wadahi oleh Purna Caraka Muda Indonesia (PCMI) dan bekerjasama dengan bidang kepemudaan dan olahraga Kembangkan potensi pemuda di daerah sekaligus potensi pemuda nasional melalui kerjasama internasional. Mengingat masih dalam suasana pandemi saat ini kegiatan masih dilakukan secara daring. Namun di Bulan November akan dilakukan kegiatan secara offline di Jakarta.

Hal tersebut disampaikan oleh Arwendi, selaku Kepala Bidang Kepemudaan Dinas Kebudayaan Pariwisata dan Kepemudaan Olahraga Pemprov Babel, di kantor Disparbudkepora, Kamis (16/09/2021).

Nama program yang diikuti oleh dua orang peserta Babel pada seleksi  The Ship for Southeast Asean and Japanese Youth Program (SSEAYP) Youth Conference 2021. Para peserta SSEAYP ini akan dikelompokan menjadi 9 topik diskusi, yang diantaranya : Empowerment of All People, Poverty/Access to water and food, employment and decent work, education, resillient and sustainable cities, good health and well-being, life on land, life below water, dan sustainable energy.

Sehingga dengan diskusi pada program SSEAYP ini dapat memberikan solusi dan memecahkan masalah yang terjadi di ASEAN dan akan dilanjutkan dengan bentuk pengabdian kepada masyarakat.

Kabid Kebudayaan, Engkus, yang mewakili Kepala Dinas Parbudkepora sangat mengapresiasi atas dedikasi PCMI yang telah berkoordinasi dengan Disparbudkepora. Dirinya mengatakan bangga, bahwa pemuda Bangka Belitung dapat mewakili Indonesia yang juga mewakili Bangka Belitung pada khususnya.

"Kita (Pemprov Babel) merasa senang, karena Babel bisa menjadi perwakilan, apalagi moment ini merupakan kegiatan internasional yang membutuhkan wawasan dan kemampuan bahasa yang baik," ujar Engkus.

Tidak hanya itu, Engkus juga memotivasi para perwakilan Bangka Belitung agar dapat memanfaatkan moment tersebut untuk dapat membuat hubungan yang baiak antar negara.

"Manfaatkanlah kegiatan ini sebagai diplomasi pemuda antar negara, selanjutnya ini bisq dijadikan media persatuan antar bangsa Indonesia dengan negara ASEAN, dan juga Jepang," tambahnya.

Arwendi, Kepala Bidang Kepemudaan juga menyampaikan dukungan penuhnya. Karena itu dirinya memnita kepada pemuda perwakilan dan PCMI untuk tidak segan-segan berkoordinasi dengan bidang kepemudaan.

"Semoga pemuda di Babel pada umumnya dapat merasa terwakilkan dalam berdialog mengenai pendidikan, sosial, budaya, lingkungan dan lain-lainnya. Namun jangan lupa untuk selalu menjaga protokol kesehatan saat akan berkegiatan di Jakarta nanti," kata Arwendi.

Pada kesempatan yang sama, Firdaus Habibi, sebagai salah satu perwakilan menyampaikan keseiapannya dalam mengikuti konferensi tersebut. Karena itu dirinya telah menggali berbagai informasi melalui konferensi-konferensi yang sudah pernah dibahas oleh para alumni sebagai tambahan wawasannya.

"Persiapan yang saya lakukan adalah dengan mencari berbagai informasi konferensi yang sudah dilakukan oleh para alumni, diantaranya mengenai masalah pendidikan. Saat ini kepedulian mengenai pendidikan di masa pandemi di Indonesia terutama di Babel yang saya soroti. Nantinya melalui kegiatan ini, akan ada output yaitu berupa pengabdian kepada masyarakat," jelas Habibi.