PANGKALPINANG- Dinas Pariwisata Kebudayaan dan Kepemudaan Olahraga (Disparbudkepora) Provinsi Bangka Belitung (Babel) menggelar Rapat Koordinas (Rakor) terkait persiapan pelaksanaan Pekan Olahraga Tradisional Nasional (Potratnas) ke VIII 2021 bersama perwakilan Dispora tujuh Kabupaten/Kota se Provinsi Bangka Belitung.
Rakor dibuka langsung oleh Kadisparbudkepora Suharto didampingi Kabid Pembudayaan dan Prestasi Olahraga Harun di ruang rapat GOR Sahabudin, Kamis (24/06/2021).
Potradnas 2021 adalah bagian dari perayaan puncak peringatan Hari Olahraga Nasional (Haornas) 2021 yang awalnya akan dilaksanakan di Kabupaten Belitung, namun terkait dengan meningkatnya kasus Covid maka perayaan Haornas di Belitung dibatalkan dan hanya akan menyelenggarakan Potradnas saja dengan tetap Belitung menjadi tuan rumah yang akan digelar pada tanggal 2 sampai denga 5 September 2021.
Kadisparbudkepora Suharto mengatakan usai rakor, Potradnas tahun ini berbeda dengan sebelumnya karena peserta dari Kabupaten yang mengikuti 3 cabor dari 5 cabor yang telah ditentukan yaitu Ketapel, Panahan Tradisional dan Lari Balok tidak melalui seleksi namun langsung ditunjuk melalui Provinsi atas kesepakatan bersama dalam rakor.
‘’Daerah yang mewakili cabor Enggrang dan Sumpitan ikut Potradnas sudah diseleksi tahun kemarin sedangkan tahun ini sesuai arahan dari Kementrian pihak Provinsi dapat memilih langsung daerah yang akan mengikuti cabor lainnya yaitu Ketapel, Panahan Tradisional dan Lari Balok.’’ katanya.
Kadisparbudkepora juga menekankan kepada daerah yang akan mewakili setiap cabor untuk mempersiapakan dengan matang termasuk terkait teknis-teknis saat sebelum lomba.
‘’Teknis penggunaan alat perlombaan harus dikuasai, seperti cabor Sumpitan jangan sampai ada rongga udara, peluru harus press dengan sumpit dan juga penggunaan enggrang jangan sampai memakai punya orang tapi gunakanlah milik sendiri, saya tidak mau ada kesalahan teknis lagi.’’ imbuhnya.
Ia berharap dengan ditunjuknya Kabupaten Belitung menjadi tuan rumah Potradnas VIII 2021, pihaknya mengajak setiap daerah untuk dapat mensupport dan harus tetap bersinergi.
‘’Belitung sudah siap, harus kita dukung, jangan merasa ego, ini masih wilayah Babel dan ini adalah even nasional, Belitung akan lebih senang kalau kita support sepenuhnya, kalau ada masalah mari kita duduk bersama dan selalu besinergi.’’ ajaknya.
Kadisbuparkepora Suharto juga mengatakan selain membahas persipan Potradnas, rakor juga membahas terkait pelaksanaan Pekan Olahraga Daerah (Popda) tahun 2021 setelah kabupaten Bangka Barat (Babar) mengundurkan diri dan lebih fokus kepada Pekan Olahraga Provinsi (Porprov).
‘’Popda harus dilaksanakan karena itu cikal bakal seleksi Pra Popnas, alhamdulillah Pangkalpinang dan Bangka Tengah merespon baik untuk ditunjuk menjadi tuan rumah namun masih menunggu laporan dulu ke Walikota dan Bupati.’’ ujarnya.
Sementara Kabupaten Belitung sebagai tuan rumah Potradnas 2021 sudah dilakukan survei oleh tim dari Kemenpora terkait tempat pembukaan dan tempat penyelenggaraan pertandingan.
‘’Setelah kami arahkan dan mereka melakukan rakor maka pembukaan akan dilaksanakan di kawasan wisata pantai tanjung pendam dan pelaksanaan pertandingan di stadion Pangkalalang.’’ kata Subagio Kadispora Kabupaten Belitung.
‘’Tentunya segala persiapan akan kami lakukan seperti akan melakukan pelatihan bimtek khusus bagi juri dan wasit, semuanya butuh proses dan bertahap, kami sangat butuh support dari pihak provinsi guna suksesnya Potradnas ini.’’ tutup Subagio.
Cabor yang akan diikuti Provinsi Babel masing-masing Kabupaten yaitu Ketapel akan diwakili Kabupaten Bangka Tengah, Lari Balok Kabupaten Bangka, Sumpitan diwakili Bangka Selatan, Enggrang Pangkalpinang dan Panahan Tradisonal diwakili Bangka Barat untuk Kabupaten Belitung akan mengirim kontingen tersendiri selaku tuan rumah. (rz)