BAHASA - ENGLISH
Bangka - Dinas Pariwisata, Kebudayaan, dan Kepemudaan, Olahraga, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung resmi membuka kegiatan Pelatihan, Bimtek, Pendampingan, Ekonomi Kreatif melalui Digital Marketing Bagi Pelaku Ekonomi Kreatif Di Desa Wisata, pada 24 September 2025 di Parai Beach Resort, Sungailiat.
Kegiatan ini memfasilitasi total 20 pelaku ekonomi kreatif yang terpilih dari berbagai desa wisata yang tersebar di pulau Bangka. Melalui pelatihan ini, peserta diberikan pemahaman tentang pengetahuan praktis, keterampilan, serta strategi pemasaran digital yang relevan untuk mendukung pengembangan usaha mereka.
Melalui sambutannya, Kepala Dinas Pariwisata, Kebudayaan, dan Kepemudaan, Olahraga, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Widya, menegaskan pentingnya adaptasi pelaku usaha terhadap era digital.
"Digital marketing membuka peluang lebih luas untuk mempromosikan produk dan jasa lokal, sehingga dapat menjangkau pasar regional, nasional, bahkan internasional,” ujarnya.
Bangka Belitung memiliki kekayaan budaya, kuliner, seni, serta kerajinan tangan yang berpotensi menjadi daya tarik unggulan desa wisata. Namun, tanpa strategi pemasaran kreatif yang tepat, potensi tersebut tidak akan optimal. Oleh karena itu, sinergi antara pemerintah, pelaku usaha, komunitas, dan teknologi digital merupakan salah satu kunci utama dalam memperkuat ekosistem ekonomi kreatif di Kepulauan Bangka Belitung.
Melalui kegiatan ini, diharapkan pelaku ekonomi kreatif mampu meningkatkan kualitas produk, memperluas jaringan pemasaran, serta membangun daya saing yang lebih kuat. Pada akhirnya, desa wisata di Bangka Belitung diharapkan menjadi motor penggerak ekonomi daerah sekaligus memperkuat branding pariwisata di kancah nasional maupun internasional.
Digitalization of the Creative Economy, Babel Tourism Villages Becoming More Competitive
Bangka - The Provincial office of Tourism, Culture, Youth, and Sports (Disparbudkepora) of Kepulauan Bangka Belitung officially organized a training, technical guidance, and mentoring in Digital Marketing for Creative Economy Actors in Tourism Villages programme on 24 September 2025 at Parai Beach Resort, Sungailiat.
It facilitated a total of 20 selected creative economy actors from various tourism villages spread across Bangka Island. The participants were provided with an understanding of practical knowledge, skills, and digital marketing strategies to support the development of their businesses.
In his speech, the Head of the office, Widya, emphasized the importance of business actors adapting to the digital era. "Digital marketing opens up broader opportunities to promote local products and services, enabling them to reach regional, national, and even international markets," she said.
Bangka Belitung is rich in culture, cuisine, arts, and handicrafts that can be offered to attract visitors to visit the villages. However, without the right creative marketing strategy, this potential will not be fully realized. Therefore, synergy between the government, business actors, communities, and digital technology is one of the main keys to strengthening the creative economy ecosystem in the province.
This training is expected to enhance product quality, expand marketing networks, and build stronger competitiveness of the actors. Finally, the villages are not only expected to encourage the regional economy but also to strengthen tourism branding at both national and international levels.