SUNGAILIAT-Sebanyak 40 orang peserta dari pengelola daya tarik wisata (DTW) yaitu hutan kemasyarakatan (HKM), pantai, taman nasional dan pulau-pulau kecil dikelola oleh masyarakat yang memiliki izin pengelolaan lokasi sebagai daya tarik wisata, mengikuti Pelatihan Kebersihan di Destinasi Pariwisata Provinsi Kepulauan Bangka Belitung Tahun 2021.

Kegiatan selama tiga hari mulai tanggal 10-12 November 2021 di Hotel Tanjung Pesona, Sungailiat, Kabupaten Bangka tersebut, dibuka Kepala Dinas Pariwisata Kebudayaan dan Kepemudaan Olahraga (Parbudkepora) Babel diwakili Kepala Bidang (Kabid) Destinasi Pemasaran Firmansyah, Rabu (10/11/2021).

Kabid Destinasi Pemasaran Firmansyah dalam sambutannya mengatakan, hampir dua tahun semenjak pembatasan pergerakan pada setiap aktivitas masyarakat akibat pandemi covid 19 menyebabkan keinginan wisatawan untuk dapat melakukan kegitan wisata semakin tinggi sehingga dengan perilaku berwisata yang berbeda.

Selanjutnya, permintaan wisatawan terhadap produk dan atraksi wisata alam saat ini lebih banyak diminati, karena dianggap lebih aman dan sehat serta lebih mudah untuk melakukan penerapan adaptasi baru dalam kegiatan wisatanya.

"Berwisata di ruang terbuka menjadi lebih disukai sehingga wisata alam dengan lingkungan hutan pegunungan dan pesisir pantai menjadi pilihan yang banyak diminta wisatawan. Wisata massal bukan menjadi pilihan dan merupakan aktivitas wisata yang sangat dihindari oleh wisatawan saat ini," ungkapnya.

Selain itu, menurutnya kegiatan berwisata saat ini lebih banyak dilakukan dalam bentuk kelompok kecil seperti keluarga inti dan komunitas, hal itu tentunya dengan potensi wisata yang dimiliki Babel menjadi sebuah peluang dan kesempatan yang harus segera dimanfaatkan dan disiapkan.

Berkenaan dengan hal itu, Ia menjelaskan pihaknya terus berupaya mendorong agar dalam pengelolaan destinasi pariwisata penerapan protokol kesehatan dapat segera dipahami dan dilaksanakan oleh stiap pihak yang terlibat dan bertanggung jawab dalam melayani kegitatan kepariwisataan.

"Pemerintah pusat maupun daerah berusaha mendorong percepatan kesiapan destinasi pariwisata untuk menjadi lebih berkwalitas dan siap menerima kunjungan wisatawan dan salah satu kegiatannya adalah dengan pelatihan ini." imbuhnya.

Firmansyah berharap melalui kegiatan Pelatihan Kebersihan di Destinasi Pariwisata Provinsi Kepulauan Bangka Belitung Tahun 2021 ini nantinya pengelolaan daya tarik wisata khusunya dalam pengelolaan kebersihan di lingkungan daya tarik wisata dapat meningkatkan kenyamanan, kepercayaan dan keamanan wisata paska pandemi dan juga dapat meningkatkan kembali kunjungan wisatawan yang sempat terpuruk karena pandemi covid 19.

Selain itu diharapkan juga dari pengolahan sampah nantinya dapat meningkatkan perekonomian pengelola daya tarik wisata dan masyarakat sekitar serta sebagai langkah kongkrit mewujudkan pariwisata berbasis masyarakat yang berwawasan lingkungan dan berkelanjutan.

Ada tiga materi yang akan diikuti seluruh peserta dalam Pelatihan Kebersihan di Destinasi Pariwisata Provinsi Kepulauan Bangka Belitung Tahun 2021 ini yaitu pertama peserta akan dibekali dengan materi kebersihan, kesehatan, dan kelestarian lingkungan di destinasi pariwisata paska Covid- 19 dengan narasumber dr. Hastuti dari Dinas Kesehatan Provinsi Babel.

Untuk materi kedua adalah kebersihan lingkungan di destinasi pariwisata yang sesuai dengan standar dan ketentuan Nasional dan Internasional dan pengelolaan sanitasi ramah lingkungan di destinasi pariwisata oleh Dr. Ismed Inonu sedangkan materi ketiga adalah pelatihan kebersihan di destinasi pariwisata yang diberikan nara sumber dari bank Sampah Sepakat Mexsi Diansyah.

Para peserta juga akan melakukan kunjungan lapangan ke kebun percobaan dan penelitian fakultas pertanian, perikanan, biologi Universitas Bangka Belitung. Pada hari terakhir pelaksanaan kegiatan para peserta untuk diarahkan berdiskusi kelompok dan juga evaluasi.

Kegiatan Pelatihan Kebersihan di Destinasi Pariwisata Provinsi Kepulauan Bangka Belitung Tahun 2021 turut dihadiri oleh Kepala Seksi (Kasi) Tata Kelola Pariwisata Disparbudkepora Babel Yuliarsyah dan seluruh peserta yang hadir. (rel/reza)